RADAR MALANG – Coban Talun adalah salah satu destinasi wisata populer di Kota Batu yang selalu ramai dikunjungi. Dengan tiket masuk utama hanya Rp 12 ribu per orang, wisata ini menawarkan banyak wahana tambahan dengan biaya terpisah. Mulai dari air terjun, hutan pinus, taman bunga, hingga penginapan unik, semuanya bisa kamu nikmati di sini.
Coban Talun ini buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB dan berlokasi di Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Dari pusat Kota Batu hanya butuh waktu sekitar 20 menit perjalanan.
- Air Terjun
Wahana utama yang menjadi ikon Coban Talun tentu saja adalah air terjunnya. Untuk mencapai lokasi air terjun, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 15–20 menit dari pintu masuk melewati hutan yang rimbun. Meskipun perjalanan terasa cukup melelahkan, semua itu akan terbayar saat sampai di lokasi. Air terjun setinggi puluhan meter ini menyuguhkan panorama menawan dengan aliran deras dan udara sejuk khas pegunungan Arjuna.
Banyak wisatawan memilih duduk di bebatuan sekitar air terjun sambil menikmati suara gemericik air yang menenangkan. Pengunjung juga bisa merasakan segarnya air dengan membasuh wajah atau sekadar merendam kaki di aliran sungai. Namun, karena debit air cukup deras, pengunjung tidak disarankan berenang tepat di bawah air terjun demi keamanan. Untuk masuk ke area ini, tiket yang perlu dibayar adalah Rp 12 ribu ditambah biaya parkir Rp 5 ribu.
- Alas Pinus
Hutan pinus di kawasan Coban Talun menjadi salah satu spot favorit bagi wisatawan yang gemar berfoto. Deretan pohon pinus yang menjulang tinggi menciptakan suasana rindang dan sejuk, cocok untuk berjalan santai sambil menikmati udara segar. Tak jarang, pasangan muda hingga keluarga memilih menghabiskan waktu di sini karena suasananya yang menenangkan.
Selain keindahan alamnya, pengelola juga menyediakan berbagai spot foto menarik yang bisa dimanfaatkan. Mulai dari jalan setapak, jembatan kayu, hingga dekorasi unik yang instagramable. Tiket masuk Alas Pinus terbilang murah, hanya Rp 5 ribu per orang ditambah parkir Rp 5 ribu. Spot ini sangat direkomendasikan bagi kamu yang ingin healing ringan tanpa harus melakukan aktivitas fisik berat.
- Hammock
Bagi wisatawan yang ingin bersantai dengan cara unik, hammock di Coban Talun bisa jadi pilihan tepat. Hammock dipasang di antara pepohonan pinus yang sejuk, membuat pengunjung bisa berbaring dengan nyaman sambil menikmati semilir angin. Sensasi ini tentu berbeda dengan duduk biasa, karena tubuh benar-benar bisa rileks di tengah suasana alam terbuka.
Tak hanya untuk beristirahat, hammock juga sering dimanfaatkan sebagai spot foto estetik. Banyak wisatawan muda menjadikan hammock sebagai latar untuk menghasilkan foto kekinian. Untuk mencoba wahana ini, pengunjung dikenakan biaya Rp 10 ribu ditambah parkir Rp 5 ribu. Pengalaman sederhana ini sering kali jadi momen favorit bagi mereka yang datang ke Coban Talun.
- Taman Bunga
Taman Bunga Coban Talun dikenal dengan koleksi bunga warna-warni yang indah. Suasana cerah dengan hamparan bunga menjadikan tempat ini sangat fotogenik. Tak heran jika banyak pengunjung menjadikan Taman Bunga sebagai lokasi foto prewedding maupun sesi fotografi khusus.
Selain untuk berfoto, tempat ini juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal berbagai jenis tanaman hias. Suasana romantis dan penuh warna membuat Taman Bunga cocok dikunjungi bersama pasangan maupun keluarga. Untuk masuk, pengunjung perlu membayar tiket tambahan Rp 10 ribu untuk spot foto serta parkir Rp 5 ribu.
- Gardu Pandang
Bagi pecinta fotografi, gardu pandang Coban Talun wajib dicoba. Berada di lereng gunung, gardu pandang ini menawarkan panorama indah kawasan sekitar yang masih didominasi hutan hijau. Beberapa gardu memiliki desain unik, seperti berbentuk bunga matahari, sayap, hingga bentuk kekinian lainnya.
Dari sini, pengunjung bisa menyaksikan pemandangan Kota Batu dari ketinggian dengan nuansa yang menenangkan. Waktu terbaik untuk berfoto adalah pagi atau sore hari, saat cahaya matahari memberikan efek yang dramatis. Biaya untuk masuk ke gardu pandang adalah Rp 10 ribu ditambah parkir Rp 5 ribu.
- Apache Camp
Apache Camp adalah penginapan dengan konsep unik ala kampung Indian. Bangunan berbentuk kerucut menyerupai rumah tradisional suku Apache menjadi daya tarik utama kawasan ini. Suasananya berbeda dari penginapan biasa, karena wisatawan benar-benar bisa merasakan nuansa khas pedalaman.
Selain itu, area sekitar Apache Camp juga dihiasi berbagai dekorasi yang memperkuat tema kampung Indian. Banyak wisatawan muda memilih menginap di sini untuk merasakan pengalaman yang berbeda sekaligus berfoto ria. Biaya masuk ke kawasan kampung Indian sekitar Rp 5 ribu, sementara harga penginapannya bervariasi tergantung tipe kamar yang dipilih.
- Pagupon Camp
Jika Apache Camp menonjolkan nuansa Indian, Pagupon Camp hadir dengan konsep lebih estetik dan modern. Penginapan berbentuk segitiga hingga sarang burung membuat tempat ini terlihat unik sekaligus instagramable. Area depannya dihiasi taman bunga, menambah kesan cantik dan nyaman bagi pengunjung.
Banyak wisatawan muda hingga keluarga kecil yang memilih Pagupon Camp karena fasilitasnya cukup lengkap dan suasananya menenangkan. Selain cocok untuk beristirahat, penginapan ini juga menjadi spot foto favorit. Tiket masuk kawasan sekitar Rp 5 ribu, sedangkan biaya menginap disesuaikan dengan tipe kamar yang dipilih.
- Bendungan Sungai
Selain air terjun utama, Coban Talun juga memiliki bendungan mini atau DAM yang menyerupai Air Terjun Niagara versi kecil. Tempat ini biasanya dipilih wisatawan untuk bermain air karena lebih aman dibandingkan kolam air terjun utama yang berarus deras.
Suasana di sekitar DAM juga tak kalah indah. Banyak keluarga membawa anak-anak untuk bermain air sambil menikmati panorama sekitar. Untuk masuk ke area ini, pengunjung hanya perlu membayar tiket Rp 12 ribu ditambah biaya parkir Rp 5 ribu. (alf)
Editor : A. Nugroho