MALANG - Kota Malang tidak hanya memikat dengan udara sejuk dan panorama alamnya, tetapi juga dengan ragam pilihan kuliner yang unik. Salah satu konsep yang banyak diminati adalah rumah makan bergaya rumah Jawa, yang menghadirkan nuansa tradisional penuh kehangatan.
Di sini, pengunjung tidak sekadar menikmati sajian lezat, melainkan juga merasakan atmosfer khas pedesaan Jawa yang menenangkan.
Bagi Anda yang ingin mencoba sensasi berbeda saat bersantap, berikut empat rekomendasi tempat makan bernuansa rumah Jawa di Malang yang patut dicatat.
- Lataran Sedayu
Prasmanan Ndeso Ijo Royo-Royo atau Lataran Sedayu bisa jadi pilihan tepat bagi kamu yang ingin menikmati kuliner sambil merasakan suasana pedesaan Jawa.
Dengan desain rumah tradisional berpadu pemandangan alam yang asri, tempat ini pas dikunjungi bersama keluarga maupun rombongan.
Konsep prasmanan memungkinkan pengunjung bebas mengambil nasi, sayuran, hingga lauk sesuai selera, dengan harga mulai Rp 12.000 saja.
Berlokasi di Jl. Kraguman, Bulurejo, Malang, Lataran Sedayu beroperasi setiap hari pukul 10.00–19.00 WIB, dan pada akhir pekan buka lebih awal pukul 09.00.
Sambil menikmati hidangan lezat dengan harga terjangkau, pengunjung juga bisa merasakan udara sejuk serta panorama hijau yang menenangkan.
- Waroeng Tandon
Kalau ingin menikmati makanan lezat dengan suasana pedesaan tanpa harus meninggalkan kota, Waroeng Tandon bisa jadi pilihan tepat.
Terletak di Jl. Renang No.2, Tasikmadu, tempat ini menyajikan nuansa rumah tradisional Jawa yang dipadukan dengan pemandangan sawah hijau dan aliran sungai yang menenangkan.
Konsep prasmanan ala desa menghadirkan menu rumahan, mulai dari nasi jagung, sayur lodeh, ikan asin, hingga gorengan, semuanya bisa dinikmati dengan harga mulai Rp 10.000.
Waroeng Tandon buka setiap hari pukul 08.00–23.00 WIB, kecuali Senin libur, dan cocok untuk sarapan maupun santai bersama keluarga.
Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari, ketika udara masih segar dan suara gemericik sungai menambah suasana semakin syahdu. Tak heran jika tempat ini kerap disebut sebagai hidden gem-nya Malang.
- Sego Sambel Cak Uut
Sego Sambel Cak Uut merupakan salah satu kuliner legendaris yang selalu jadi favorit para pecinta pedas di Malang.
Cabang utamanya di Jl. Simpang Raya Langsep menghadirkan nuansa vintage dengan sentuhan khas Banyuwangi, sehingga pengalaman bersantap terasa lebih istimewa.
Menu andalannya adalah nasi sambel dengan beragam lauk, mulai dari ayam, ikan, hingga jeroan, dengan harga berkisar Rp 32.000 – Rp 42.000 per porsi.
Tempat ini buka setiap hari pukul 09.00–21.30 WIB, kecuali Jumat, dan biasanya selalu ramai pengunjung.
Sistem pesan menggunakan nomor antrean agar tertib. Meski harus menunggu, pedasnya sambel dijamin membuat pengalaman bersantap sepadan. Tipsnya, datang lebih pagi agar tidak perlu antre terlalu lama.
- Gubuk Sontoloyo
Bagi kamu yang merindukan suasana makan seperti di rumah nenek dengan nuansa pedesaan, Gubuk Sontoloyo di Malang bisa menjadi pilihan yang pas untuk bernostalgia.
Mengusung konsep gubukan bergaya rumah tradisional Jawa, tempat ini menyajikan pengalaman bersantap yang hangat dengan menu khas rumahan.
Mulai dari lauk sederhana, sambal pedas khas, hingga masakan ala dapur ibu, semua bisa dinikmati dengan harga terjangkau, sekitar Rp 25.000 – Rp 32.000 untuk satu paket lengkap.
Berlokasi di Jl. Bukit Dieng, Malang, Gubuk Sontoloyo buka setiap hari pukul 08.00–20.00 WIB.
Tersedia area makan indoor maupun outdoor, cocok untuk bersantap bersama keluarga atau nongkrong santai.
Karena tempatnya tidak terlalu luas, disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan tempat duduk maupun parkir.
Empat rekomendasi tempat makan bernuansa rumah Jawa di Malang tersebut bisa menjadi opsi menarik untuk melepas rindu suasana tradisional sambil menikmati hidangan lezat.
Setiap tempat menawarkan pengalaman makan yang nyaman dan hangat, serasa berada di rumah sendiri.
Jadi, ketika berkunjung ke Malang, pastikan Anda meluangkan waktu untuk mencoba kuliner nikmat dalam balutan nuansa Jawa yang autentik ini. (bt)
Editor : A. Nugroho