MALANG – Soto Lamongan adalah salah satu kuliner yang tak pernah lekang oleh waktu. Dengan ciri khas kuah kuning gurih, taburan koya, serta isian ayam suwir yang melimpah, soto ini selalu jadi favorit warga Malang maupun pendatang. Banyak warung di kota ini yang menyajikan cita rasa otentik, bahkan beberapa sudah ada sejak puluhan tahun lalu.
Bagi kamu yang ingin menikmati hangatnya soto khas Lamongan di Malang, berikut lima rekomendasi tempat yang wajib masuk daftar kunjunganmu.
1. Soto Ayam Lamongan Patria Cak Sun
Warung soto ini dikenal dengan kuah gurihnya yang ringan, ditambah koya kelapa yang membuat rasa semakin mantap. Lauk tambahan seperti telur rebus atau kulit ayam juga tersedia, sehingga pengunjung bisa menyesuaikan sesuai selera.
Lokasinya berada di Jalan Mertojoyo, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang, dan buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 21.30 WIB. Tempatnya cukup ramai di jam makan siang, sehingga cocok dikunjungi lebih awal agar tidak kehabisan.
2. Soto Ayam Lamongan Mitra 1950
Bagi pecinta kuliner legendaris, Soto Mitra 1950 di Jalan Brigjen Slamet Riadi No.43, Oro-Oro Dowo, Klojen, wajib dicoba. Berdiri sejak tahun 1950, tempat ini mempertahankan resep turun-temurun yang membuat kuahnya terasa klasik dan kaya rempah.
Suwiran ayam kampung menambah kenikmatan dalam setiap mangkuknya. Warung ini buka setiap hari pukul 07.30 hingga 20.30 WIB, sehingga bisa jadi pilihan sarapan atau makan malam yang mengenyangkan.
3. Soto Ayam Lamongan Soetomo
Berada di Jalan Doktor Soetomo No. 18, Klojen, warung soto ini terkenal dengan pilihan isian yang melimpah seperti ayam suwir, ampela ati, kulit, hingga telur muda. Kuahnya gurih segar tanpa terlalu berminyak, membuatnya pas disantap sebagai menu sarapan.
Tempat ini buka mulai pukul 06.00 pagi hingga 15.00 WIB, dan karena sering ramai, sebaiknya datang lebih awal agar tidak kehabisan. Meski sederhana, suasana hangat warung ini membuat banyak pengunjung betah kembali lagi.
4. Soto Dok Lamongan HM Kholis
Soto yang satu ini punya cita rasa khas dengan kuah lebih kental dan kaya rempah. Nama “dok” berasal dari bunyi sendok saat diaduk dengan mangkuk, menjadi ciri unik dari penyajiannya. Lokasinya ada di Jalan MT. Haryono No. 73, Dinoyo, Lowokwaru, Malang.
Karena buka panjang dari pukul 08.00 hingga 23.00 WIB, warung ini sering jadi pilihan mahasiswa untuk makan siang hingga santap malam. Rasanya mantap, porsinya pas, dan harganya ramah di kantong.
5. Soto Lamongan dan Tahu Campur Cabang Lonceng
Kalau ingin mencoba kombinasi unik, datanglah ke Soto Lamongan dan Tahu Campur Cabang Lonceng di Jalan Ahmad Yani No. 120, Purwodadi, Blimbing. Selain menyajikan soto ayam dengan koya gurih, warung ini juga menawarkan tahu campur dengan rasa manis-gurih yang berpadu nikmat.
Jam bukanya mulai pukul 07.30 hingga 20.30 WIB, cocok jadi pilihan makan siang ataupun makan malam bersama keluarga. Banyak pengunjung menyukai perpaduan dua menu khas Jawa Timur ini karena jarang ditemukan di tempat lain.
Setiap warung Soto Lamongan di Malang memiliki keunggulan masing-masing, mulai dari yang legendaris hingga yang menawarkan inovasi dengan menu tambahan. Tertarik untuk mencoba salah satu rekomendasi di atas? (gg)
Editor : A. Nugroho