Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menyusuri Malang dengan Sepiring Serabi Solo: Kuliner Legendaris yang Menghadirkan Kehangatan Tradisi Jawa di Setiap Gigitan

A. Nugroho • Sabtu, 20 September 2025 | 17:20 WIB
LEGENDARIS: Serabi Solo, salah satu kuliner yang tak pernah lekang oleh waktu.
LEGENDARIS: Serabi Solo, salah satu kuliner yang tak pernah lekang oleh waktu.

 

KOTA MALANG – Malang memang terkenal dengan wisata kulinernya yang beragam, mulai dari makanan berat hingga jajanan tradisional yang kaya akan cita rasa. Salah satu kuliner yang tak pernah lekang oleh waktu adalah serabi Solo, jajanan khas Jawa yang berhasil memikat hati masyarakat Malang. Kehangatan serabi yang disajikan di atas tungku dengan aroma daun pisang selalu menghadirkan sensasi nostalgia bagi siapa pun yang menikmatinya.

Menariknya, meskipun berasal dari Solo, jajanan ini telah berkembang pesat di Malang dengan berbagai varian dan gaya penyajian. Mulai dari serabi manis dengan aneka topping, hingga serabi kuah yang hangat dengan santan gurih, semuanya bisa ditemukan dengan mudah. Jika Anda sedang menjelajahi Kota Malang, beberapa kedai serabi berikut bisa menjadi pilihan untuk mengisi perut sekaligus melepas rindu akan cita rasa tradisional.

 

  1. Serabi Solo Moronoman

Serabi Solo Moronoman menjadi salah satu tempat populer untuk menikmati serabi di Malang. Kedai ini berlokasi di Jl. S. Supriyadi No. 18, Kelurahan Bandung Rejosari, Kecamatan Sukun, Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, dan bahkan sudah membuka beberapa cabang lain. Hal ini membuat penggemar serabi tidak perlu bingung mencari lokasi, karena keberadaannya cukup mudah dijangkau dari berbagai sudut kota.

Keunikan serabi di sini terletak pada cara penyajiannya. Serabi dibungkus dengan daun pisang, sehingga aroma yang dihasilkan begitu khas dan menggugah selera. Proses memasaknya pun masih menggunakan tungku tradisional, sehingga rasa dan teksturnya tetap terjaga. Teksturnya yang lembut berpadu sempurna dengan aroma wangi dari daun pisang menjadikan setiap gigitan semakin nikmat.

Selain itu, variasi topping yang ditawarkan juga membuat pengunjung betah mencoba berbagai rasa. Anda bisa memilih topping populer seperti cokelat, keju, hingga variasi lain yang lebih kekinian. Setiap serabi tetap mempertahankan cita rasa otentik khas Jawa, meskipun dikemas dengan sentuhan modern. Tak heran bila Serabi Solo Moronoman selalu menjadi rekomendasi utama bagi pencinta kuliner tradisional.

 

  1. Serabi Imut

Bagi yang ingin bernostalgia dengan jajanan sekolah, Serabi Imut di Klojen bisa menjadi pilihan yang tepat. Terletak di Jl. HOS Cokroaminoto Dpn, Pasar Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, kedai ini sudah lama dikenal oleh warga Malang sebagai tempat legendaris untuk menikmati serabi dengan harga yang ramah di kantong.

Harga serabi di sini memang terkenal murah meriah, mulai dari Rp 2.500 per porsi. Meski harganya terjangkau, cita rasa yang ditawarkan tidak kalah dengan kedai lainnya. Variasi topping yang tersedia juga cukup beragam, mulai dari cokelat, kacang, hingga keju, sehingga cocok untuk segala selera. Selain serabi, kedai ini juga menyediakan pisang panggang dengan aneka topping yang tak kalah menggoda.

Tempat ini sering kali menjadi favorit para pelajar Malang sejak dulu. Banyak orang yang kembali datang karena ingin mengulang kenangan manis saat menikmati camilan sederhana ini setelah pulang sekolah. Serabi Imut bukan hanya sekadar jajanan, melainkan juga bagian dari cerita hidup masyarakat Malang yang penuh kenangan.

 

  1. Serabi Kuah Bu Ramini

Untuk Anda yang mencari sajian hangat dan mengenyangkan, Serabi Kuah Bu Ramini bisa menjadi pilihan menarik. Lokasinya berada di Jl. D. Maninjau Sel. Dalam IV Blok D1 D27, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Tempat ini sudah lama dikenal sebagai kedai sederhana dengan cita rasa yang khas.

Berbeda dengan serabi pada umumnya, serabi di sini disajikan dengan kuah santan gurih yang hangat. Tekstur serabi yang lembut berpadu dengan kuah santan menciptakan sensasi rasa yang unik. Selain serabi, Bu Ramini juga menyajikan ketan yang menjadi pelengkap sempurna untuk menemani camilan sore Anda.

Keunikan rasa inilah yang membuat pengunjung selalu kembali. Suasana kedai yang sederhana tidak mengurangi daya tariknya, justru menambah nuansa otentik dan tradisional. Setiap suapan serabi kuah Bu Ramini menghadirkan rasa hangat yang menenangkan, menjadikannya pilihan tepat untuk menemani sore di Malang yang sejuk.

 

Kehadiran serabi Solo di Malang membuktikan bahwa kuliner tradisional bisa terus bertahan di tengah maraknya makanan modern. Setiap kedai memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari penyajian dengan daun pisang, harga ramah pelajar, hingga kuah santan yang menghangatkan. Semua itu memberi warna baru bagi dunia kuliner Malang, sekaligus menjaga warisan tradisi Jawa tetap hidup.

Jika Anda sedang berada di Malang, tak ada salahnya meluangkan waktu untuk menjelajahi kedai-kedai serabi yang sudah melegenda ini. Selain memanjakan lidah, Anda juga akan merasakan suasana hangat penuh kebersamaan yang tercipta dari setiap gigitan serabi. Jadi, pastikan kuliner sederhana nan istimewa ini masuk dalam daftar perjalanan kuliner Anda berikutnya di Kota Malang. (ys)

Editor : A. Nugroho
#legendaris #Kota Malang #kuliner #serabi solo