RADAR MALANG - Pernah nggak kamu tiba-tiba ngidam sesuatu yang segar, sehat, tapi tetap nikmat di lidah? Gado-gado adalah jawaban klasik yang gampang dicari di Malang. Kombinasi sayuran segar, lontong atau kentang, tahu, telur, dan pastinya bumbu kacang yang legit bisa jadi penyegar suasana di tengah cuaca kota yang kadang panas. Kalau kamu lagi di Malang dan bingung mau makan siang apa, ini tiga tempat gado-gado yang enak, selalu ramai pengunjung, dan punya karakter rasa yang unik.
Gado-Gado Pak Gatot
Kalau kamu suka gado-gado berbumbu kacang yang original dan cita rasa klasik, Gado-Gado Pak Gatot harus ada di daftar. Terletak di Jl. Dr. Sutomo No. 15, Kecamatan Klojen, Kota Malang, warung ini sudah eksis sejak tahun 1976.
Harga seporsi gado-gado di Pak Gatot sangat ramah, sekitar Rp 15.000 saja. Isinya lengkap ada lontong, kentang, tahu, telur rebus, taoge, selada segar, mentimun, semua disiram dengan bumbu kacang kental yang manis serta gurih. Keistimewaannya bukan hanya rasa, tapi konsistensi karena sejak dulu Pak Gatot menjaga kualitas bahan dan proporsi bumbu, sehingga pengunjung bisa merasakan gado-gado yang sama setiap kali datang.
Gado-Gado Pak Atim Dempo
Pilihan kedua ada Pak Atim Dempo yang berlokasi di Pujasera Dempo, Jl. Gede, Oro-oro Dowo, Klojen. Warung ini juga selalu ramai, terutama pas jam makan siang.
Bumbu kacangnya agak beda dibanding Pak Gatot. Di sini rasanya lebih manis dengan sentuhan khas Lamongan. Isian gado-gadonya juga komplet lontong, sayuran segar, tahu goreng, telur, dan yang bikin makin mantap adalah sambalnya yang bisa ditambah sesuai selera. Kalau suka pedas, tinggal minta ekstra sambal, rasanya langsung naik level.
Harga per porsi di sini mulai Rp 13 ribuan, masih ramah banget buat kantong mahasiswa atau pekerja kantoran. Nggak heran kalau tiap jam makan, kursinya cepat penuh.
Gado-Gado Pak Tomo
Selain itu, ada juga Gado-Gado Pak Tomo yang tak kalah populer. Tempat ini dikenal dengan porsi yang melimpah dan rasa bumbunya yang khas, sedikit lebih pedas dibanding gado-gado pada umumnya. Suasana warungnya sederhana, tapi selalu ramai karena banyak pelanggan yang sengaja datang dari berbagai sudut kota.
Uniknya, gado-gado Pak Tomo punya bumbu kacang yang terasa lebih segar, mungkin karena cara pengolahannya yang masih tradisional. Ditambah taburan bawang goreng melimpah di atasnya, membuat seporsi gado-gado ini semakin menggoda. Harganya pun relatif terjangkau, cocok untuk mahasiswa maupun pekerja yang mencari makan siang hemat tapi tetap nikmat.
Kalau kamu lagi di Malang dan bosan dengan bakso atau rawon, coba deh mampir ke salah satunya. Cocok buat sarapan sehat, makan siang ringan, atau sekadar camilan sore. Dan percayalah, sekali coba, kamu bakal paham kenapa warung-warung gado-gado ini selalu ramai pengunjung. (mkp)
Editor : A. Nugroho