RADAR MALANG – Malang memang terkenal sebagai kota kuliner. Dari makanan berat seperti bakso hingga camilan tradisional, semuanya mudah ditemukan dan memiliki penggemarnya sendiri. Salah satu yang tak lekang oleh waktu adalah jemblem, jajanan berbahan dasar ubi dengan rasa manis gurih yang sederhana namun selalu bikin rindu.
Keberadaan jemblem di Malang kini makin dicari, terutama di era ketika kafe modern menjamur. Meski banyak pilihan cemilan kekinian, masyarakat tetap melirik jajanan tradisional ini. Alasannya sederhana, rasa otentik dan harga yang ramah kantong membuat jemblem tetap istimewa.
Beberapa warung jemblem di Malang bahkan menjadi tujuan favorit warga maupun wisatawan. Dengan keunikan rasa dan ciri khas masing-masing, warung-warung tersebut berhasil mempertahankan pelanggan setianya. Berikut beberapa tempat jemblem yang populer di Malang dan sekitarnya.
Warung Jemblem Bu Lasiah, Legendaris dan Selalu Ramai
Warung Jemblem Bu Lasiah di Kabupaten Malang menjadi salah satu yang paling dikenal. Dengan rating 4,5 dari lebih 140 ulasan, banyak pelanggan menyebut jemblem di sini pulen dan pas untuk berbagai acara, mulai arisan hingga kumpul keluarga.
Meski lokasinya agak jauh dari jalan raya, pembeli tak segan datang karena cita rasanya sulit ditandingi. Tak jarang, warung ini masuk daftar rekomendasi kuliner khas Malang yang wajib dicoba saat liburan atau akhir pekan.
Toko Riang, Jemblem Enak di Tengah Kota
Bagi yang tak ingin jauh-jauh, Toko Riang di Jl. Jenderal Basuki Rahmat jadi pilihan strategis. Jemblem di sini mendapat rating 4,7 dengan puluhan ulasan positif. Letaknya di pusat kota membuatnya mudah dijangkau oleh mahasiswa maupun pekerja kantoran.
Rasa legit dengan tekstur pas di lidah membuat banyak pelanggan kembali lagi. Toko Riang pun kerap dijadikan tempat singgah untuk membeli jemblem sebelum pulang kerja atau kuliah.
Warung Jemblem Cak Rib, Mantap dan Mengenyangkan
Warung Jemblem Cak Rib juga layak diperhitungkan. Dengan rating 4,8, pengunjung menyebut jemblem di sini “mantap yang pernah ada.” Ukurannya relatif lebih besar, sehingga cukup mengenyangkan untuk camilan sore.
Pelanggan merekomendasikan menikmatinya selagi hangat. Kombinasi renyah di luar dan lembut di dalam membuat pengalaman makan jemblem semakin berkesan.
Jemblem Istimewa Bu Siti, “Wenak Pol” ala Kabupaten Malang
Tak kalah terkenal, Jemblem Istimewa Bu Siti mendapat rating sempurna 5,0. Berlokasi di Kabupaten Malang, pelanggan menyebut rasanya “wenak pol” dan berbeda dari yang lain.
Kelembutan tekstur dan manisnya yang pas membuat banyak orang rela menempuh jarak cukup jauh untuk membelinya. Jemblem Bu Siti bahkan sering dijadikan oleh-oleh khas Malang untuk keluarga di luar kota.
Warung Mama, Jemblem Parut dan Rujak Cingur
Sedikit berbeda dari yang lain, Warung Mama di Jl. Kolonel Sugiono menghadirkan inovasi jemblem parut yang dipadukan dengan menu rujak cingur. Rating sempurna 5,0 jadi bukti kualitas rasa yang memikat.
Kombinasi unik ini menghadirkan sensasi baru bagi pecinta kuliner Malang. Tak hanya camilan manis, Warung Mama juga menawarkan pengalaman kuliner tradisional yang jarang ditemui di tempat lain.
Jemblem, Camilan Tradisional yang Terus Dicintai
Fenomena larisnya berbagai warung jemblem di Malang menunjukkan bahwa kuliner tradisional masih punya tempat istimewa di hati masyarakat. Meski tren kuliner modern terus berkembang, jemblem tetap bertahan dengan kesederhanaannya.
Dengan bahan dasar ubi yang mudah diperoleh, jemblem juga mencerminkan filosofi kuliner rakyat: murah, meriah, namun penuh makna. Dari generasi ke generasi, jajanan ini berhasil menjaga popularitasnya, baik sebagai camilan sore maupun pelengkap acara keluarga.
Di tengah banyaknya pilihan kuliner kekinian, jemblem membuktikan bahwa cita rasa klasik tak pernah pudar. Malang pun sekali lagi memperlihatkan dirinya sebagai kota dengan ragam kuliner kaya, dari modern hingga tradisional, semuanya tetap dicintai dan diburu masyarakat. (id)
Editor : A. Nugroho