MALANG - Di antara ragam makanan Nusantara yang meramaikan kawasan ini, pempek hadir sebagai sajian khas Palembang yang berhasil mencuri perhatian.
Teksturnya yang kenyal berpadu dengan kuah cuko berwarna cokelat kehitaman yang asam, manis, dan pedas, menjadikan pempek pilihan tepat untuk camilan sore atau makan santai bersama teman.
Mahasiswa di Lowokwaru kerap menjadikan pempek sebagai menu favorit, baik untuk sekadar menemani waktu ngobrol maupun mengisi perut sebelum kuliah. Variannya pun beragam, mulai dari pempek kapal selam berisi telur, pempek lenjer, adaan, hingga kulit yang gurih dan renyah.
Kalau kamu sedang berada di kawasan Lowokwaru dan ingin mencicipi pempek dengan cita rasa otentik, berikut beberapa tempat yang bisa jadi rekomendasi:
Rekomendasi Pempek di Lowokwaru
1. Pempek Palembang Bu Rini
Berlokasi di Jalan MT Haryono, warung ini terkenal dengan pempek kapal selamnya yang besar dan cuko khas Palembang yang kental. Harga ramah di kantong mahasiswa, mulai dari Rp 10.000 per potong.
2. Pempek Pak Dedi
Terletak di dekat Jalan Soekarno Hatta, pempek di sini memiliki tekstur yang lembut dengan rasa ikan yang terasa kuat. Varian adaan dan pempek kulitnya menjadi favorit pengunjung.
3. Pempek Cek Mila
Warung sederhana di sekitar Universitas Brawijaya ini ramai dikunjungi mahasiswa. Selain pempek lenjer dan kapal selam, tersedia juga tekwan dan model Palembang, cocok untuk yang ingin variasi lain.
4. Pempek Wong Kito
Berlokasi di dekat kawasan Tlogomas, pempek ini disukai karena porsinya besar dan sambal cuko-nya bisa disesuaikan tingkat kepedasannya. Suasana warungnya juga nyaman untuk makan bersama teman.
Menikmati pempek di Lowokwaru bukan hanya tentang merasakan kenyalnya olahan ikan dan gurihnya adonan tepung, tetapi juga tentang menemukan kehangatan dari cita rasa khas Palembang di tengah kota Malang. Kuah cuko yang pedas-manis-asam memberi sensasi berbeda yang bikin ketagihan di setiap suapan.
Setiap warung pempek di Lowokwaru punya daya tarik masing-masing, baik dari tekstur pempeknya, rasa cukonya, maupun variasi menunya. Ada yang menonjolkan rasa ikan yang kuat, ada pula yang unggul dengan kuah cuko pedas menyengat. Semuanya menyuguhkan pengalaman kuliner yang sayang untuk dilewatkan.
Bagi mahasiswa, pekerja, maupun warga sekitar, pempek bukan sekadar camilan, melainkan makanan yang bisa mengobati rindu akan kuliner khas Sumatera Selatan. Jadi, kalau sedang berada di Lowokwaru, sempatkanlah mampir ke salah satu warung pempek dan rasakan sendiri kenikmatan gurih kenyalnya. (fie)
Editor : A. Nugroho