MALANG - Kota Malang dikenal dengan udara sejuk, kuliner lezat, dan deretan destinasi wisata alam yang menawan. Namun, di balik itu semua, Malang juga menyimpan kekayaan sejarah yang patut dijelajahi. Dari museum, candi, hingga bangunan bersejarah, kota ini menawarkan pengalaman unik untuk memahami perjalanan budaya dan perjuangan bangsa. Berikut rekomendasi wisata sejarah di Malang yang masih relevan dan bisa Anda kunjungi sesuai alamat di Google Maps.
- Museum Brawijaya
Berlokasi di Jl. Besar Ijen No. 25A, Klojen, Kota Malang, Museum Brawijaya menjadi ikon wisata sejarah yang wajib dikunjungi. Museum ini menyimpan berbagai koleksi peninggalan militer, mulai dari senjata, tank, hingga “gerbong maut” yang sarat cerita perjuangan bangsa. Tiket masuknya pun sangat terjangkau, sekitar Rp 5.000 untuk dewasa. Bagi pelajar maupun keluarga, tempat ini bisa menjadi sarana edukasi yang menghadirkan suasana masa perjuangan secara nyata.
- Museum Mpu Purwa
Terletak di kawasan Jl. Soekarno Hatta No. 210, Mojolangu, Lowokwaru, Museum Mpu Purwa menampilkan sisi sejarah Malang yang lebih tua. Koleksinya berupa arca, patung, dan artefak kuno yang bercerita tentang kebudayaan Jawa Timur sejak masa klasik. Menariknya, pengunjung bisa masuk secara gratis. Museum ini cocok bagi mahasiswa, peneliti, maupun wisatawan yang ingin melihat langsung bukti peninggalan sejarah Malang tempo dulu tanpa harus keluar kota.
- Museum Panji
Jika Anda ingin memahami budaya dan kisah Panji yang kental dengan seni tradisional, kunjungi Museum Panji di Tumpang, Kabupaten Malang. Koleksinya sangat beragam, mulai dari wayang, topeng Malangan, hingga prasasti kuno. Dengan tiket masuk sekitar Rp 25.000, museum ini menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif sekaligus menyenangkan. Anak-anak bisa mengenal budaya lokal, sementara orang dewasa akan dibuat kagum dengan kekayaan seni yang tersimpan.
- Candi Singosari
Wisata sejarah di Malang tidak lengkap tanpa menyebut Candi Singosari, yang terletak di Jl. Kertanegara, Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari. Candi peninggalan abad ke-13 ini menjadi saksi kejayaan Kerajaan Singosari. Relief dan arsitektur bangunannya masih kokoh berdiri, memberi gambaran tentang perkembangan agama Hindu-Buddha di Jawa Timur. Candi ini mudah diakses dari pusat kota Malang dan menjadi destinasi favorit bagi pecinta fotografi maupun sejarah.
Berwisata sejarah di Malang bukan hanya sekadar melihat benda atau bangunan tua, tetapi juga mengenang perjalanan panjang sebuah kota yang kaya akan budaya. Jadi, jika Anda berencana berkunjung ke Malang, jangan lupa sisihkan waktu untuk menyusuri jejak sejarahnya. Selain menambah wawasan, pengalaman ini juga akan memberi kesan mendalam yang tak kalah seru dibanding wisata alam. (mkp)
Editor : A. Nugroho