MALANG — Goa selalu punya daya tarik tersendiri untuk dijelajahi, mulai dari keindahan alam hingga kisah unik di baliknya. Di Malang dan sekitarnya, ada banyak destinasi goa yang bisa kamu kunjungi. Beberapa di antaranya sudah populer, tapi ada juga yang masih jarang dieksplor sehingga menyimpan sisi misterius. Berikut 6 spot goa yang bisa jadi pilihan liburanmu.
1. Gussari Goa Pinus Batu
Gussari Goa Pinus Batu termasuk salah satu destinasi populer dengan nuansa alam asri yang dikelilingi pepohonan pinus. Suasananya sejuk, cocok buat liburan bareng keluarga atau sekadar mencari udara segar. Goa ini juga sering jadi spot foto favorit karena lingkungannya bersih dan tertata rapi. Dari area sekitar, kamu bisa menikmati pemandangan hijau khas pegunungan Batu yang menenangkan.
Selain itu, akses menuju lokasi cukup mudah dan ramah untuk berbagai usia. Tiket masuknya juga relatif terjangkau, sehingga banyak wisatawan memilih mampir ke sini sebagai alternatif liburan singkat. Lokasinya berada di Gg. Mbah Ba’i, Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Jam bukanya setiap hari pukul 07.00 hingga 17.30.
2. Wisata Goa Jepang
Wisata Goa Jepang punya nilai sejarah yang kuat karena merupakan peninggalan masa pendudukan Jepang. Goa ini dulu digunakan sebagai tempat perlindungan sekaligus markas militer. Saat ini, lokasi tersebut dijadikan destinasi wisata sejarah sekaligus spot eksplorasi bagi pengunjung yang penasaran. Suasana di dalam goa cukup dingin, memberi sensasi berbeda saat menelusuri lorongnya.
Selain sisi sejarahnya, lingkungan di sekitar goa juga cukup asri dengan pemandangan khas kawasan Batu. Wisata ini masih terbilang sepi, sehingga cocok untuk kamu yang lebih suka suasana tenang. Lokasinya ada di Jalan Sumber Urip, Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Untuk jam buka, hingga kini masih belum ada keterangan resmi dari pengelola.
3. Goa Lowo
Goa Lowo berada di kawasan wisata Bowele yang terkenal dengan keindahan pantai-pantainya, seperti Bolu-Bolu, Lenggoksono, dan Wedi Awu. Untuk sampai ke goa ini, kamu harus menempuh perjalanan menggunakan perahu dari Pantai Lenggoksono dengan waktu sekitar 30 menit. Selama perjalanan, kamu akan disuguhi panorama indah berupa hutan hijau dan gugusan terumbu karang.
Goa Lowo sendiri memiliki ukuran besar dengan tinggi sekitar 12 meter dan kedalaman 50 meter. Sesuai namanya, goa ini menjadi habitat ribuan kelelawar serta beberapa ular. Meski terdengar menantang, keunikan inilah yang membuatnya menarik bagi para pecinta wisata petualangan. Goa ini terletak di Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.
4. Goa Prapatan Kondang Merak
Goa Prapatan Kondang Merak ditemukan pada tahun 2020 oleh komunitas Masyarakat Speleologi Indonesia (MSI) Jawa Timur. Lokasinya berada dekat dengan Pantai Kondang Merak, menjadikan kawasan ini semakin kaya dengan destinasi unik. Goa ini cukup menarik karena menjadi rumah bagi delapan spesies kelelawar yang berhasil teridentifikasi.
Proses eksplorasi yang dilakukan masih terbatas, sehingga suasana di dalam goa masih sangat alami. Goa ini cocok untuk para penjelajah yang tertarik dengan kehidupan ekosistem goa. Selain itu, posisinya yang berdekatan dengan pantai membuat pengalaman berkunjung jadi lebih lengkap. Goa Prapatan ini terletak di Bantur, Kabupaten Malang.
5. Goa Lo Bangi
Goa Lo Bangi berada di Dusun Ngliyep, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Goa ini sebenarnya terdiri dari dua lokasi, yaitu Goa Lo dan Goa Bangi. Keduanya terhubung melalui sistem sungai bawah tanah yang panjangnya mencapai 10 km. Untuk memasukinya, pengunjung harus menuruni dinding tanah sedalam tiga meter sebelum menjelajahi lorong horizontal.
Saat menyusuri goa, kamu akan menemukan aliran sungai, air terjun, hingga danau bawah tanah. Mulut goanya berdiameter sekitar 5 meter dengan lantai tanah berbatu, menciptakan sensasi petualangan yang menantang. Goa Lo Bangi cocok untuk traveler yang suka kegiatan eksplorasi alam ekstrem dengan nuansa alami.
6. Goa Gambang
Goa Gambang terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Goa ini masih jarang diekspos, tapi punya keunikan yang bikin penasaran. Dari beberapa sumber, nama Goa Gambang berasal dari fenomena stalaktitnya yang jika dipukul bisa menghasilkan bunyi menyerupai alat musik gamelan.
Meski terdengar menarik, akses jalan menuju Goa Gambang tergolong ekstrem. Pengunjung harus ekstra hati-hati jika ingin sampai ke lokasi. Namun, tantangan perjalanan inilah yang justru membuat pengalaman eksplorasi goa ini terasa lebih berkesan. Goa Gambang jadi pilihan menarik untuk mereka yang mencari destinasi antimainstream di Malang. (alf)
Editor : A. Nugroho