RADAR MALANG - Bagi para pecinta alam yang baru memulai hobi mendaki, Jawa Timur memiliki sejumlah gunung ramah pendaki pemula dengan jalur santai dan pemandangan menawan. Keindahan alam yang tersaji tidak kalah memukau meski ketinggiannya relatif rendah.
Jalur pendakian yang landai membuat perjalanan terasa ringan dan cocok untuk melatih stamina sekaligus menikmati suasana pegunungan. Udara sejuk, hijaunya pepohonan, serta panorama indah dari ketinggian menjadi daya tarik utama. Tak hanya itu, beberapa gunung ini juga berada dekat dengan kawasan wisata populer, sehingga bisa menjadi pilihan liburan singkat yang seru dan penuh pengalaman berkesan.
- Gunung Lorokan
Gunung Lorokan di Desa Sendi, Kecamatan Pacet, Mojokerto, menjadi salah satu destinasi menarik bagi pendaki pemula. Dengan ketinggian sekitar 1.100 mdpl, gunung ini dapat ditempuh hanya dalam waktu kurang lebih satu jam dengan berjalan santai. Jalurnya yang tidak terlalu curam membuat Gunung Lorokan ramah bagi pendaki yang baru memulai hobi mendaki.
Selain itu, pemandangan alam sepanjang jalur menuju puncak akan memanjakan mata dengan hijaunya pepohonan dan udara sejuk khas pegunungan. Tak heran, gunung ini kerap menjadi pilihan wisata alam keluarga maupun pecinta hiking yang mencari pengalaman mendaki ringan namun tetap menyenangkan.
- Gunung Pundak
Gunung Pundak di Dusun Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, menjadi pilihan menarik bagi pendaki pemula. Dengan ketinggian 1.585 mdpl, gunung ini menawarkan jalur pendakian yang ringan dan tidak terlalu curam, sehingga bisa ditempuh hanya dalam waktu sekitar dua jam.
Medannya yang ramah menjadikan Gunung Pundak cocok didaki bersama keluarga, bahkan bagi mereka yang baru pertama kali mencoba hiking. Terletak di bahu Gunung Welirang, pendaki tidak hanya dapat menikmati panorama indah sekitar puncak, tetapi juga berkesempatan menyaksikan kemegahan Gunung Penanggungan dari kejauhan. Paduan ini menjadikan Gunung Pundak destinasi favorit untuk liburan alam santai.
- Gunung Penanggungan
Gunung Penanggungan yang berada di perbatasan Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu destinasi favorit pendaki di Jawa Timur. Dengan ketinggian 1.653 mdpl, gunung ini memiliki puncak bernama Pawitra yang menyimpan pesona keindahan alam sekaligus nilai sejarah.
Terdapat lima jalur pendakian yang bisa dipilih, yaitu Jalur Tamiajeng, Jalur Jolotundo, Jalur Wonosunyo Betro, Jalur Kedungudi, dan Jalur Ngoro. Setiap jalur memiliki karakteristik tersendiri, memberikan pengalaman berbeda bagi para pendaki. Dari puncaknya, pendaki bisa menikmati panorama menakjubkan berupa siluet Gunung Arjuno, Semeru, hingga Welirang yang menambah kesan magis perjalanan. (run)
Editor : A. Nugroho