MALANG - Kabupaten Malang memang terkenal dengan wisata alamnya yang memukau, tapi tak banyak yang tahu kalau wilayah Ampelgading menyimpan pesona tersembunyi yang tak kalah memesona dari kawasan Batu atau Pujon. Di sisi selatan Malang ini, kamu bisa menemukan air terjun, kebun hijau, hingga spot panorama pegunungan yang menenangkan jiwa.
Bagi pecinta alam yang mencari suasana sunyi dan udara segar, Ampelgading bisa jadi destinasi yang pas untuk melepas penat. Medannya memang sedikit menantang, tapi keindahan yang ditawarkan benar-benar sepadan.
Berikut tiga rekomendasi tempat wisata di Ampelgading yang wajib kamu masukkan dalam daftar perjalananmu berikutnya.
- Air Terjun Telaga Warna
Air Terjun Telaga Warna di Desa Sidorenggo jadi salah satu wisata paling unik di Ampelgading. Dinamakan “Telaga Warna” karena warna airnya bisa berubah, mulai dari hijau, biru, hingga cokelat, tergantung kondisi alam dan intensitas cahaya. Untuk mencapainya, kamu harus melalui jalur yang cukup menantang dengan turunan curam dan tangga bambu. Tapi tenang, akses jalan kini sudah diperbaiki, dan semua rasa lelah akan terbayar begitu mendengar gemuruh air yang jatuh dari tebing tinggi.
Suasana di sekitar air terjun sangat alami, dikelilingi pepohonan rimbun dan udara yang sejuk. Banyak pengunjung memanfaatkan kolamnya untuk berenang atau sekadar bermain air. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi atau sore hari saat cuaca cerah, agar warna air terlihat paling cantik. Meski dikelola secara pribadi, tiket masuknya cukup murah, hanya sekitar Rp 10.000 saja.
- Coban Srengenge
Kalau kamu suka petualangan dan suasana alami, Coban Srengenge wajib masuk daftar kunjungan. Air terjun ini punya tiga tingkat yang masing-masing menawarkan keindahan tersendiri. Saat ini, area wisata sedang dalam tahap pembangunan kembali setelah lama terbengkalai akibat pandemi. Nantinya, pengunjung akan bisa menikmati jalur menuju tiap tingkat air terjun dengan akses yang lebih aman dan fasilitas yang lengkap.
Keunggulan lain dari Coban Srengenge adalah suasananya yang masih sepi dan belum ramai wisatawan. Pengelola sudah menambahkan gazebo, jembatan kayu, dan spot foto menarik. Meskipun gratis untuk sementara waktu, tetap disarankan berhati-hati karena beberapa bagian tangga masih belum memiliki pagar pembatas. Dengan debit air yang cukup deras, tempat ini paling aman dikunjungi saat cuaca cerah.
- Pondok Banteng
Berbeda dari dua wisata sebelumnya, Pondok Banteng menawarkan panorama alam yang tenang dan segar. Lokasinya berada di area perbukitan Tamansari, dengan pemandangan langsung menghadap ke megahnya Gunung Semeru. Sepanjang perjalanan menuju lokasi, pengunjung akan disuguhi hamparan kebun sayur, perkebunan wortel, kentang, hingga kolam ikan milik warga sekitar.
Walaupun akses jalannya masih agak menantang dan menanjak, suasana sejuk dan pemandangan hijau yang terbentang luas membuat perjalanan terasa menyenangkan. Waktu terbaik untuk datang adalah pagi hari sekitar pukul 06.00, ketika kabut tipis masih menyelimuti dan udara terasa sangat segar. Pondok Banteng cocok bagi kamu yang ingin menikmati pagi yang damai, jauh dari hiruk-pikuk kota.
Ampelgading memang belum sepopuler Batu atau Poncokusumo, tapi justru di situlah daya tariknya. Alamnya masih alami, udaranya bersih, dan setiap tempat menyimpan cerita serta tantangan tersendiri bagi para penjelajah. Dari air terjun yang menawan hingga panorama pegunungan yang menenangkan, Ampelgading menawarkan pengalaman berwisata yang autentik dan menenangkan hati.
Jadi, kalau akhir pekan ini kamu ingin kabur sejenak dari hiruk-pikuk kota, coba arahkan langkahmu ke selatan Malang. Siapa tahu, di antara gemericik air terjun dan kesejukan udara pagi Ampelgading, kamu menemukan ketenangan yang sudah lama kamu cari. (fr)
Editor : A. Nugroho