Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Masih Eksis dan Bikin Kangen! Tiga Wisata Legendaris di Malang yang Tak Lekang oleh Waktu

A. Nugroho • Kamis, 9 Oktober 2025 | 20:04 WIB
MENARIK: nostalgia ke wisata yang sudah berdiri sejak dulu.
MENARIK: nostalgia ke wisata yang sudah berdiri sejak dulu.

MALANG - Bagi warga Malang, mendengar nama Selecta atau Sengkaling mungkin langsung memunculkan kenangan masa kecil yang hangat. Tempat-tempat wisata ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu, menjadi saksi tumbuhnya banyak generasi. Meski kini banyak destinasi modern bermunculan, tiga lokasi ini tetap bertahan dan bahkan terus berinovasi agar tetap dicintai. Rasanya seperti bertemu sahabat lama, familiar, hangat, dan penuh cerita.

Di tengah gempuran wisata kekinian, Selecta, Sengkaling, dan Kampung Warna-Warni Jodipan tetap eksis dengan daya tariknya masing-masing. Mereka bukan sekadar tempat liburan, tapi bagian dari identitas warga Malang. Bagi pendatang baru atau generasi muda, mengunjungi ketiganya adalah cara terbaik untuk menelusuri sejarah dan pesona klasik kota yang berhawa sejuk ini.

 

 

Berlokasi di Jl. Raya Selecta No. 1, Batu, taman ini sudah menjadi ikon wisata keluarga sejak puluhan tahun silam. Begitu melangkah masuk, hamparan taman bunga berwarna-warni menyambut dengan keindahan yang menenangkan mata. Udara pegunungan yang sejuk membuat siapa pun betah berlama-lama menikmati pemandangan, apalagi banyak spot foto menarik dan wahana seperti sepeda gantung, perahu dayung, hingga roller coaster mini yang bisa dinikmati bersama keluarga.

Selecta memang tahu cara menjaga pesonanya. Selain taman bunga yang tertata rapi, fasilitasnya juga lengkap, mulai dari mushola, kamar mandi bersih, area makan, hingga lahan parkir luas. Tiket masuk yang terjangkau membuatnya tetap jadi pilihan warga Batu dan Malang untuk berlibur tanpa ribet. Tak heran, meski usianya sudah puluhan tahun, Selecta masih menjadi destinasi favorit lintas generasi yang tak pernah kehilangan pesonanya.

Taman Rekreasi Sengkaling di Jl. Raya Sengkaling No. 188, Dau, adalah legenda yang masih hidup. Bagi banyak orang, tempat ini jadi simbol liburan masa kecil yang tak terlupakan, mulai dari berenang di kolam jernih, naik bom-bom car, atau sekadar makan di pujasera sambil menikmati udara segar. Dengan tiket masuk yang terjangkau dan lokasi strategis di antara Kota Malang dan Batu, Sengkaling tetap ramai hingga kini.

Meski sudah lama berdiri, pengelola terus berupaya menjaga kebersihan dan kenyamanan. Kolam renangnya terawat, taman-tamannya asri, dan fasilitas seperti mushola serta toilet selalu bersih. Ada juga wahana edukatif seperti hutan satwa mini yang membuat anak-anak betah belajar sambil bermain. Setiap sudutnya seakan menyimpan kenangan masa lalu, membuat siapa pun yang datang kembali bisa bernostalgia dengan suasana yang sama seperti dulu.

Dibanding dua wisata klasik lainnya, Kampung Warna-Warni Jodipan bisa dibilang generasi muda yang berhasil melestarikan semangat nostalgia dengan cara modern. Terletak di Jl. Ir. H. Juanda, Jodipan, kampung ini dulunya kawasan padat yang kini berubah total menjadi destinasi penuh warna. Dinding rumah dicat dengan gradasi pelangi, jalan setapak dihiasi mural, dan suasana khas perkampungan tetap terasa hangat.

Yang menarik, wisata ini dikelola langsung oleh warga setempat. Dari penjualan tiket murah hingga pembuatan souvenir, semuanya memberi dampak positif bagi masyarakat. Dari jembatan kaca yang menghubungkan ke Kampung Tridi, pengunjung bisa menikmati pemandangan Sungai Brantas dan kereta api yang lewat di kejauhan. Meski sederhana, tempat ini menghadirkan kebahagiaan kecil yang otentik, sebuah bukti bahwa kreativitas bisa menghidupkan kenangan dan membawa kebanggaan baru bagi Kota Malang.

Ketiga wisata ini membuktikan bahwa pesona masa lalu tak pernah benar-benar hilang, hanya bertransformasi. Selecta dengan taman bunganya, Sengkaling dengan kolam renangnya, dan Jodipan dengan warna-warni kehidupan warganya, semuanya merepresentasikan perjalanan panjang Malang sebagai kota wisata yang selalu hidup. Mereka bukan sekadar tempat hiburan, tapi juga ruang nostalgia bagi warga yang ingin mengenang masa kecilnya.

Bagi warga Malang, berkunjung ke tiga tempat ini seperti membuka album foto lama, ada tawa, kenangan, dan kehangatan yang sulit dijelaskan. Jadi, kalau akhir pekan nanti kamu ingin melepas penat tanpa harus jauh-jauh, cobalah kembali ke tiga ikon wisata ini. Siapa tahu, kamu akan menemukan kembali potongan kecil kebahagiaan masa lalu yang selama ini terlupa. (fr) 

 

Yamaha Filano.
Yamaha Filano.
Editor : A. Nugroho
#batu #Jodipan #Wisata #sengkaling #malang #selecta