MALANG - Bicara soal kuliner malam di Malang, aroma gurih mi yang ditumis di atas tungku arang pasti langsung terbayang. Dari sekian banyak pilihan, beberapa kedai bakmi legendaris masih bertahan hingga kini dengan cita rasa yang nyaris tak berubah. Berikut tiga rekomendasi tempat makan bakmi paling terkenal di Malang yang selalu ramai pengunjung dan jadi bukti bahwa cita rasa klasik memang tak lekang oleh waktu.
Bakmi Jawa Mbah Sri
Pertama, Bakmi Jawa Mbah Sri di Jalan Dewandaru Dalam No. 89, Lowokwaru. Begitu tiba di warung ini, pengunjung akan langsung disambut aroma bawang putih tumis dan suasana hangat khas warung tradisional Jawa. Menu andalan di sini tentu saja bakmi Jawa godog dan goreng yang dimasak langsung di atas anglo tanah liat.
Rasa gurih kuahnya berpadu sempurna dengan potongan ayam kampung dan telur bebek. Banyak pelanggan datang bukan hanya karena rasanya, tetapi juga karena atmosfernya yang membuat rindu kampung halaman. Saat malam tiba, antrian di depan warung ini bisa mengular pertanda kalau rasanya memang benar-benar dicari.
Kedai Mie Sutoyo (KMS)
Berikutnya ada Kedai Mie Sutoyo (KMS) di Jalan Letjen Sutoyo No. 41A, yang sudah beroperasi sejak tahun 1940. Kedai ini dikelola secara turun-temurun dan dikenal sebagai salah satu pelopor cwie mie khas Malang. Setiap porsi mie disajikan dengan topping ayam cincang lembut, taburan daun bawang, dan kuah kaldu gurih yang khas.
Uniknya, KMS juga menawarkan pilihan topping charsiu dan ayam jamur, yang membuat setiap suapan terasa lebih kaya. Suasananya sederhana tapi bersih, membuat pengunjung betah berlama-lama. Tak heran, sejak buka pagi hingga sore, pelanggan terus berdatangan tanpa henti.
Depot Gang Djangkrik
Terakhir, ada Depot Gang Djangkrik di Jalan Letjen Sutoyo No. 136, Blimbing. Tempat ini sudah menjadi ikon kuliner mie sejak puluhan tahun lalu. Menu bakminya beragam mulai dari bakmi goreng, bakmi ulang tahun dengan topping melimpah, hingga bakmi seafood.
Ciri khasnya adalah bumbu yang medok dan tekstur mie yang kenyal. Porsinya pun terbilang besar, cocok buat makan rame-rame. Tak hanya rasanya yang menggugah selera, pelayanan cepat dan suasana nostalgia di dalam depot juga jadi alasan banyak orang kembali ke sini.
Jadi, kalau kamu sedang berburu kuliner malam yang hangat dan autentik, tiga tempat ini wajib masuk daftar kunjungan berikutnya siapkan perut kosong dan nikmati setiap suapan mie penuh nostalgia! (mkp)
Editor : A. Nugroho