RADAR MALANG – Siapa sih yang bisa nolak semangkuk rawon hangat dengan kuah hitam pekat dan aroma rempahnya yang khas? Menu satu ini emang selalu bisa berhasil bikin lidah dan perut happy.
Gurihnya kuah dan lembutnya daging sapi, berpadu dengan kuah kluwek yang kaya rasa, bikin rawon jadi comfort food sejuta umat, apalagi kalau disantap bareng nasi hangat dan sambal pedas auto nambah nasi deh.
Surabaya yang dikenal sebagai surganya rawon, karena memang hampir di setiap sudut warung di kota ini pasti menyajikan menu rawon.
Tapi kalau kamu pengen nyobain rawon yang rasanya benar-benar otentik dan nagih, ada 2 rekomendasi rawon super lezat di Surabaya yang wajib kamu coba.
Rawon Setan
Sesuai dengan namanya, Rawon Setan jadi salah satu rawon yang dikenal dengan kuahnya yang super pedas di Sorabaya. Jika biasanya rawon hanya punya isian daging saja, di sini kamu bisa memilih isian rawonnya sesuai dengan yang kamu mau.
Mulai dari, jeroan, telur, buntut sapi, dan juga daging. Meskipun terkenal pedas, para pembeli akan tetap menambahkan sambal mereka yang khas supaya lebih nampol rasanya. Isian daging yang ditawarkan juga sangat empuk jadi ngga perlu effort motong sampe ngotot buat pisahin dagingnya, kuahnya hitam pekat, rasanya gurih, nikmat banget.
Rawon di sini dibanderol Rp 28.000 sampai Rp 36.000 aja seporsinya. Buka setiap hari, mulai pukul 08.00-03.00. Lokasinya di Jl. Embong Malang, Genteng, Kecamatan Genteng, Surabaya.
Rawon Nguling
Rawon legendaris yang ada di Surabaya, karena sudah berdiri lebih dari 70 tahun lebih sejak 1940 an. Rawon dengan kuah yang lumayan kental yang disajikan dengan tauge dan berbagai gorengan yang telur sebagai lauk pendampingnya ini awalnya dibuka di Nguling, Pasuruan.
Namun, seiring berjalannya waktu, Rawon Nguling membuka cabangnya di Surabaya. Tak hanya rawon biasa, mereka juga menawaran menu rawon iga dan rawon buntut.
Buka setiap hari, mulai pukul 07.30-21.00 ini menawarkan harga mulai Rp 26.000 sampai Rp 65.000 peporsinya. Lokasinya di Jl. Raya Kendangsari Industri No. 41b, Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya. (ly)
Editor : A. Nugroho