MALANG - Kauman, salah satu kawasan padat di jantung Kota Malang, menyimpan banyak kuliner khas yang menggugah selera, salah satunya adalah gado-gado.
Hidangan yang dikenal sebagai salad tradisional Indonesia ini tak pernah kehilangan penggemarnya karena rasanya yang segar, gurih, dan menyehatkan.
Di kawasan Kauman, ada dua tempat yang sudah lama menjadi incaran pecinta gado-gado, simak berikut ini.
Gado-Gado Kayu Tangan Cak Munib
Terletak di Jl. Jenderal Basuki Rahmat, Kauman, Klojen, Kota Malang, Gado-Gado Kayu Tangan Cak Munib menjadi salah satu tempat makan legendaris yang tak pernah sepi pengunjung. Warung ini buka setiap Senin hingga Sabtu pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Cita rasa bumbu kacangnya yang kental dan gurih menjadi daya tarik utama. Setiap piring disajikan dengan sayuran segar, kentang rebus, tahu, tempe, dan lontong, lalu disiram saus kacang khas yang menggugah selera.
Suasana warungnya sederhana, tetapi selalu ramai oleh pelanggan yang datang dari berbagai usia, mulai dari pekerja kantoran hingga mahasiswa.
Gado-Gado Sulaiman
Masih di kawasan yang sama, tepatnya di Jl. Arif Rahman Hakim No.20, Kauman, Klojen, Kota Malang, ada Gado-Gado Sulaiman yang tak kalah terkenal.
Warung ini buka setiap Senin hingga Sabtu pukul 10.00 sampai 15.00 WIB, dan tutup pada hari Minggu.
Keistimewaannya terletak pada racikan bumbu yang lebih ringan namun tetap terasa gurih di lidah. Porsinya cukup besar, cocok untuk makan siang yang mengenyangkan tanpa terasa berat.
Ditambah dengan kerupuk renyah dan sambal pedas yang bisa disesuaikan selera, membuat pelanggan sering kembali untuk menikmati rasa khasnya.
Dua tempat ini bukan hanya menawarkan cita rasa yang otentik, tapi juga menghadirkan suasana khas kuliner Malang tempo dulu yang hangat dan bersahabat.
Jadi, kalau sedang mencari menu sehat dan lezat untuk makan siang, Gado-Gado Kayu Tangan Cak Munib dan Gado-Gado Sulaiman siap memanjakan lidahmu di tengah hiruk pikuk Kota Malang. (nae)
Editor : A. Nugroho