Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menikmati Keajaiban Matahari Terbit di Malang, Gak Kalah Indah dengan Bromo!

A. Nugroho • Kamis, 23 Oktober 2025 | 20:56 WIB

 

MENAKJUBKAN: pencinta sunrise harus coba ke tempat di bawah ini.
MENAKJUBKAN: pencinta sunrise harus coba ke tempat di bawah ini.

MALANG - Banyak orang mengenal Bromo sebagai surga sunrise di Jawa Timur. Namun, siapa sangka, Malang juga menyimpan deretan spot matahari terbit yang tak kalah memesona. Dikelilingi perbukitan hijau dan udara sejuk, panorama sinar mentari pertama di kota ini mampu membuat siapapun jatuh cinta. Bukan hanya untuk pendaki berpengalaman, beberapa spot juga cocok bagi pemula yang ingin mencoba sensasi menyapa pagi dari ketinggian.

Mulai dari puncak dengan hamparan kebun teh, bukit yang diselimuti awan, hingga area paralayang dengan view Kota Batu yang menawan, semuanya menawarkan pengalaman sunrise yang berbeda. Jadi, kalau kamu ingin menikmati pagi istimewa tanpa harus jauh ke Bromo, tiga tempat ini bisa jadi alternatif yang wajib dicoba.

 

 

Berasa di Kreweh, Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Puncak Lincing berada di ketinggian sekitar 1.860 mdpl dan dikenal dengan trek yang menantang meskipun tidak setinggi gunung lain di Malang. Pendaki akan disambut jalur makadam berbatu yang terus menanjak melewati kebun teh dan kopi. Dari basecamp menuju puncak memakan waktu sekitar 5 jam dengan dua pos perhentian utama. Jalur menuju pos dua masih cukup landai, tetapi setelahnya, tanjakan curam dengan tanah berpasir dan bebatuan menunggu. Tantangan itu terbayar lunas saat kabut mulai terurai dan lautan awan perlahan muncul di hadapan mata.

Tiket masuk ke kawasan ini sekitar Rp 20.000 dan wajib melakukan pendaftaran online terlebih dahulu. Ada juga biaya tambahan sebesar Rp 10.000 untuk asuransi serta Rp 10.000 untuk parkir motor. Tips penting: bawalah sarung tangan, masker, jas hujan, serta bekal yang cukup karena cuaca di Lincing bisa berubah cepat. Bagi yang kelelahan saat turun, tersedia ojek dari pos dua dengan biaya sekitar Rp50.000. Meski menguras tenaga, Puncak Lincing menawarkan ketenangan dan keindahan alam yang sulit dilupakan.

 

 

Lokasinya di Kreweh, Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Masih satu kawasan dengan Puncak Lincing, Budug Asu menjadi pilihan favorit bagi pendaki pemula. Dengan ketinggian yang lebih rendah, sekitar 1.200 mdpl, jalurnya relatif santai, terutama bila melewati jalur landai di kawasan kebun teh Wonosari. Pemandangan di sepanjang jalan sungguh menyejukkan mata, hamparan teh hijau, udara segar, dan kicau burung menemani langkah menuju puncak.

Pendakian biasanya dimulai pukul dua dini hari agar bisa menyaksikan sunrise dari atas. Waktu tempuh sekitar dua jam, dan setibanya di puncak, pemandangan citylight serta Gunung Arjuno membuat rasa lelah sirna seketika. Tempat ini juga sering dijadikan lokasi refleksi diri, doa, atau sekadar duduk santai menikmati ketenangan alam. Setelah turun, kamu bisa menghangatkan diri dengan secangkir kopi jahe atau mie panas di warung bawah sambil menikmati musik live yang khas area perbukitan. 

 

 

Terletak di Jl. Gunung Banyak, Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Kalau kamu ingin menikmati sunrise tanpa harus mendaki terlalu jauh, Paralayang Gunung Banyak bisa jadi pilihan ideal. Akses menuju lokasi ini sangat mudah dijangkau dengan mobil, dan cukup membayar tiket masuk Rp 25.000 per orang. Dari atas bukit, kamu bisa menyaksikan semburat oranye mentari pagi yang berpadu dengan pemandangan Kota Batu yang masih berselimut kabut tipis.

Selain panorama matahari terbit, tempat ini juga menawarkan pengalaman terbang tandem paralayang dengan biaya sekitar Rp 400.000. Cocok untuk kamu yang ingin merasakan sensasi terbang di udara sambil menikmati pemandangan gunung dan kota dari ketinggian. Di sekitar area juga terdapat banyak warung yang menjual makanan hangat dan spot foto estetik, menjadikan Gunung Banyak sebagai destinasi sempurna untuk healing ringan tanpa harus repot mendaki.

Menikmati sunrise bukan hanya soal melihat matahari muncul, tapi juga tentang merasakan perjalanan menuju ketenangan. Malang punya segalanya, dari jalur pendakian menantang hingga spot santai yang mudah diakses. Baik Puncak Lincing dengan lautan awannya, Budug Asu yang ramah pendaki pemula, atau Paralayang Gunung Banyak yang menawarkan sensasi terbang, semuanya memberi pengalaman berbeda yang sama-sama menakjubkan.

Jadi, sebelum cuaca dingin berubah jadi alasan untuk malas bangun pagi, siapkan jaket hangat dan kamera terbaikmu. Nikmati semburat jingga di langit Malang yang seolah berbisik pelan: setiap fajar adalah awal baru untuk disyukuri. (fr) 

Editor : A. Nugroho
#gunung #malang #sunrise