RADAR MALANG - Bicara soal kuliner khas Jogja, sebagian orang mungkin langsung terbayang gudeg dengan rasa manis yang kental dan santan yang melimpah. Kini ada varian gudeg yang jauh dari kata membosankan, Gudeg Mercon.
Perpaduan antara manis gurihnya gudeg dengan letupan pedas dari sambal krecek dan oseng mercon. Menciptakan sensasi rasa yang bikin keringat bercucuran tapi sulit berhenti makan. Gudeg Mercon sukses menjadi incaran para wisatawan yang sedang berkunjung ke Jogja.
Nah, berikut lima rekomendasi gudeg mercon yang wajib kamu coba saat berkunjung ke Kota Gudeg!
- Gudeg Mercon Bu Prih
Terletak di Jl. Rajawali, Babadan No.216, Banguntapan, Bantul, Gudeg Mercon Bu Prih jadi salah satu tempat kuliner malam yang ramai diserbu pecinta pedas. Warung ini buka mulai pukul 17.00 hingga 21.00, dan meski tampak sederhana, aromanya langsung menggoda begitu kamu mendekat.
Cita rasanya benar-benar berbeda dari gudeg pada umumnya. Manisnya tidak berlebihan, justru berpadu pas dengan gurihnya ayam suwir dan telur bebek. Siraman arehnya lembut, kreceknya yang mantap, dan oseng merconnya yang pedas “nendang” tapi nikmat.
Cocok bagi kamu yang lebih suka gudeg yang gurih dan pedas. Banyak pengunjung bilang, setelah mencicipi gudeg ini, mereka langsung berubah pikiran tentang gudeg dari “terlalu manis” jadi “bikin ketagihan”.
- Gudeg Mercon Pasar Sentul
Kalau kamu ingin menikmati sensasi pedas di tengah hiruk-pikuk malam Jogja, arahkan langkah ke Jl. Sultan Agung, Pasar Sentul, Pakualaman. Warung ini buka dari 18.30 hingga 23.30, dan suasananya selalu ramai dengan aroma sambal mercon yang menggoda dari dapur kecil di belakang.
Gudeg di sini punya rasa yang pas. Tidak terlalu manis tapi tetap lembut di lidah, dengan lauk-pauk yang bumbunya meresap sempurna. Uniknya, kamu bisa memesan tingkat kepedasan sesuai selera, dari versi ringan hingga yang bisa bikin dahi berkeringat. Sepiring gudeg mercon dengan telur saja sudah cukup membuat malam di Jogja terasa hangat dan menyenangkan.
- Gudeg Mercon Yu Yah
Bagi pemburu kuliner malam yang suka nongkrong sampai dini hari, Gudeg Mercon Yu Yah di Jl. Magelang No.129 A, Sinduadi, Sleman, adalah surga yang tak boleh dilewatkan. Warung ini buka dari 20.00 malam hingga 03.30 dini hari, jadi cocok buat kamu yang kelaparan usai jalan-jalan malam di Malioboro.
Tempatnya cukup luas dan ramai, tapi pelayanan tetap cepat dan ramah. Oseng merconnya benar-benar juara. Pedasnya yang nampol tapi tetap memberikan rasa gurih dan nikmat. Gudegnya sendiri tidak terlalu manis, dan tersedia pula berbagai lauk rumahan seperti tempe, tahu, dan sayur lodeh yang bikin suasana makin hangat. Satu porsi saja sudah cukup bikin perut kenyang dan hati senang.
- Gudeg Mercon Sagan
Kalau kamu mencari gudeg mercon di tengah kota dengan suasana bersih dan ramah, mampirlah ke Gudeg Mercon Sagan di Jl. Sagan GK V No.861, Terban, Gondokusuman. Warung ini unik karena buka dua kali sehari, pukul 08.00–14.00 dan 16.00–20.00, jadi kamu bisa menikmati pedasnya bahkan sejak sarapan.
Rasa gudegnya tidak terlalu manis, justru sedikit gurih dan berimbang. Porsinya terkenal melimpah, apalagi kalau kamu pesan paket ayam dan telur, dijamin kenyang! Selain rasanya yang mantap, keramahan pemilik warung bikin pengalaman makan jadi makin menyenangkan.
- Gudeg Mercon Bu Tinah
Perjalanan kuliner pedas di Jogja tak lengkap tanpa mampir ke Gudeg Mercon Bu Tinah di Jl. Asem Gede No.8, Cokrodiningratan, Jetis. Warung legendaris ini buka mulai 21.00 malam hingga 01.00 dini hari, dan dikenal dengan cabai rawitnya yang melimpah.
Dari luar, tampak seperti warung kaki lima biasa, tapi begitu sepiring gudeg disajikan, siap-siap saja lidahmu “meledak” oleh sensasi pedasnya. Gudegnya tetap lembut dan gurih, sementara sambal merconnya membakar tapi bikin nagih. Rasanya pedas mantap dan autentik, pas buat penutup petualangan kuliner malam di Jogja.
Jadi, kalau kamu sedang berkunjung ke Jogjakarta, jangan hanya berhenti di Malioboro atau berfoto di Tugu. Cobalah mengunjungi dan menyantap 5 rekomendasi tempat ini. Dan nikmati sensasi berbeda lewat gudeg mercon yang siap membakar lidahmu.
Di setiap suapan gudeg pedas ini, tersimpan cita rasa Jogja yang tak cuma manis dan hangat, tapi juga berani dan penuh kejutan!
Perpaduan rasa yang bikin siapa pun ingin kembali lagi. Selamat mencoba! (rz)
Editor : A. Nugroho