Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tiga Tempat Makan Prasmanan Bernuansa Jawa di Malang yang Bikin Serasa Pulang Kampung

A. Nugroho • Senin, 27 Oktober 2025 | 22:10 WIB
UNIK: asyiknya kulineran dengan interior khas Jawa yang tradisional.
UNIK: asyiknya kulineran dengan interior khas Jawa yang tradisional.

MALANG - Malang memang tak pernah kehabisan tempat makan yang menggoda selera. Selain kafe modern dan restoran kekinian, kota ini juga punya banyak pilihan tempat makan bernuansa tradisional yang bikin nostalgia dengan cita rasa rumahan. Bagi pencinta kuliner Jawa, menikmati makanan prasmanan dengan nuansa pedesaan bisa jadi cara terbaik untuk mengisi akhir pekan bersama keluarga.

Konsep prasmanan tradisional yang kini kembali digemari tak hanya menghadirkan rasa khas masakan Jawa, tetapi juga menghadirkan suasana hangat dan kebersamaan. Dari gazebo hingga joglo, dari nasi empok hingga sambal terasi, semuanya berpadu menciptakan pengalaman kuliner yang otentik dan berkesan.

 

 

Berlokasi di Jl. TPST, Jetak Lor, Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Waroeng Tani dikenal sebagai satu-satunya resto di kawasan tersebut yang menggunakan sistem prasmanan. Pengunjung bebas memilih menu mulai dari sayuran, lauk pauk, hingga gorengan khas Jawa. Suasana makan terasa adem karena area makannya luas, dikelilingi pepohonan, serta disediakan banyak gazebo dan bangunan joglo klasik.

Rasanya pun tak kalah memikat. Cumi asap santan pedas yang bisa disantap dua hingga tiga orang menjadi salah satu menu andalan. Ada pula sayur tumis pepaya, paru, kikil, dan oseng kerang yang wajib dicoba. Pisang goreng besar seharga Rp 5.000 dan degan jelly jadi pelengkap sempurna. Meski pelayanan di beberapa titik bisa ditingkatkan, suasana tradisional dan bonus sayur-buah gratis untuk pengunjung perempuan membuat pengalaman di Waroeng Tani semakin istimewa.

 

 

Masih di kawasan Mulyoagung, tepatnya di Jetis, Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terdapat tempat makan bernama Kopi Kaliurang yang mengusung konsep seperti Kopi Klothok di Yogyakarta. Pengunjung bisa menikmati makanan rumahan dengan sistem prasmanan, di mana nasi dan lauk diambil sendiri sesuai selera. Pilihannya pun ada dua, yakni nasi putih dan nasi jagung atau empok khas Malang.

Harga makanan di sini sangat bersahabat seporsi nasi dan sayur hanya Rp 6.500. Meski sederhana, cita rasanya medok khas Jawa dengan aneka gorengan seperti pisang goreng dan tempe mendoan yang wajib dicicipi. Tempatnya nyaman, sejuk karena dikelilingi pepohonan, dan dilengkapi mushola. Area lesehan dan kolam kecil membuat suasananya semakin homey, cocok untuk makan bersama keluarga sambil menikmati semilir angin pedesaan.

 

 

Jika ingin menikmati makan prasmanan di tepi sawah dengan udara sejuk, Lantaran Sendayu di Jl. Kraguman, Bulurejo, Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, bisa jadi pilihan sempurna. Rumah makan ini menawarkan masakan rumahan khas Jawa dengan konsep prasmanan dan harga yang terjangkau. Suasananya tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota, membuat setiap suapan terasa lebih nikmat.

Selain menu seperti ayam lodho dan aneka sayur berkuah, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan sawah yang menenangkan. Datang di sore hari adalah waktu terbaik karena bisa sekalian menyaksikan matahari terbenam. Pelayanan di sini ramah dan tempatnya luas, meski fasilitas toilet yang terbatas mungkin perlu ditambah. Namun, dengan udara segar, pemandangan hijau, dan cita rasa yang menggoda, Lantaran Sendayu tetap jadi destinasi kuliner yang layak dikunjungi.

Tiga tempat prasmanan di atas membuktikan bahwa Malang bukan hanya soal kafe hits, tapi juga punya kekayaan kuliner tradisional yang tak kalah menarik. Menikmati makanan ala Jawa dengan konsep prasmanan memberi sensasi tersendiri, lebih santai, bebas memilih menu, dan tentu saja menghadirkan rasa kekeluargaan yang hangat.

Bagi kamu yang rindu dengan suasana makan di kampung halaman, Waroeng Tani, Kopi Kaliurang, dan Lantaran Sendayu bisa menjadi destinasi kuliner yang sempurna. Tak hanya memanjakan lidah, ketiganya juga menghadirkan pengalaman makan yang menenangkan, seolah mengajakmu kembali ke suasana pedesaan yang sederhana namun penuh makna. (fr)

Editor : A. Nugroho
#malang #jawa #makanan #makan #tradisional