Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tiga Legenda Mi Ayam di Kota Malang yang Wajib Dicoba, dari Cita Rasa Jadul hingga Cabang Baru yang Lebih Nyaman

A. Nugroho • Kamis, 30 Oktober 2025 | 20:37 WIB
MANTAP: Mie ayam yang cocok disantap di segala situasi.
MANTAP: Mie ayam yang cocok disantap di segala situasi.

MALANG - Bagi pecinta kuliner di Kota Malang, menikmati semangkuk mi ayam dengan cita rasa autentik adalah pengalaman yang tak pernah membosankan. Kota ini dikenal bukan hanya dengan udara sejuk dan suasana ramahnya, tetapi juga deretan warung mi ayam yang legendaris dan sudah menjadi langganan banyak orang selama bertahun-tahun. Mulai dari rasa gurih kaldu ayam, mi kenyal buatan sendiri, hingga topping melimpah yang menggugah selera, semua menghadirkan kenangan tersendiri bagi setiap penikmatnya.

Tak sedikit warung mi ayam di Malang yang bertahan berkat cita rasa konsisten dan pelayanan hangatnya. Beberapa bahkan sudah dianggap sebagai rumah kedua bagi para pelanggan setia yang sejak kuliah hingga kini tetap kembali untuk menikmati semangkuk mi kesukaan mereka. Dari pusat kota hingga kawasan kampus, inilah tiga tempat mi ayam legendaris di Malang yang wajib kamu coba.

 

 

Berada di Jl. Bromo No. 41B, Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, warung Pangsit Mie dan Mie Ayam Pak Totok menjadi destinasi favorit bagi warga sekitar. Buka setiap hari pukul 11.00–16.00 (tutup setiap Minggu), tempat ini sudah jadi langganan pelanggan setianya sejak tahun 2015. Minya terkenal enak dengan rasa gurih yang pas di lidah, cocok disantap setelah beraktivitas atau ketika butuh hidangan cepat tanpa repot.

Selain rasa yang konsisten, pelayanan di sini juga terkenal ramah dan cepat. Pembeli bisa memesan lewat telepon dan mengambil pesanannya langsung tanpa antre. Pembayaran pun mudah karena bisa menggunakan QRIS, menjadikannya pilihan praktis untuk acara atau jamuan tamu. Tidak heran jika banyak yang menyebut mi ayam ini sebagai salah satu yang terenak di Malang.

 

 

Kalau kamu penggemar Mie Ayam Pak No di Jalan Jakarta, kini ada alternatif yang lebih tenang yaitu cabangnya di Jl. Cianjur, Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang tepat di deretan kuliner dekat Taman Makam Pahlawan (TMP) Untung Suropati dan sekitar 150 meter dari Malang Town Square (MATOS). Cabang ini buka dari 09.00 - 17.00 dan menawarkan pengalaman makan yang lebih santai karena suasananya tidak seramai pusatnya.

Porsi mi ayamnya melimpah dengan kuah gurih manis yang seimbang, serta topping yang melimpah mulai dari ceker, ati ampela, hingga telur. Cekernya lembut meski terlihat keras dari luar, dan bumbunya sudah pas tanpa perlu tambahan sambal. Harga seporsinya mulai dari Rp 9.000 saja, dengan pelayanan cepat dan area lesehan yang nyaman. Tempat parkirnya luas, penjualnya ramah, dan di sekitar juga ada penjual es cincau serta es jeruk yang segar. Cocok banget buat kamu yang ingin makan mie ayam Pak No tanpa harus antre panjang.

 

 

Berlokasi di Jl. Semanggi Timur No. 1, Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, warung Mie Ayam & Bakso Solo Pak Doel buka dari 09.00 hingga 20.30. Tempat ini sudah jadi langganan banyak orang sejak masa kuliah, ketika bangunannya masih sederhana. Kini tampilannya lebih luas dan nyaman, tapi cita rasa khasnya tetap sama. Kuahnya gurih, mi-nya lembut, dan racikan bumbunya selalu konsisten dari dulu hingga sekarang.

Selain mi ayam biasa, banyak pelanggan yang kini lebih suka varian mie yamin yang sudah diracik dengan bumbu khas Pak Doel. Harga yang dulu hanya Rp 6.000 kini menjadi Rp 9.000, tapi rasa dan porsinya tetap memuaskan. Pelayanan di sini juga terkenal cepat dan sigap, menjadikannya tempat yang pas untuk santapan siang maupun makan malam. Tak heran jika warung ini masih bertahan sebagai salah satu mi ayam favorit di kalangan warga Malang.

Kota Malang memang punya banyak pilihan kuliner, tapi tiga warung mi ayam ini punya tempat khusus di hati para penikmatnya. Dari Pak Totok yang terkenal dengan rasa klasik dan pelayanan ramah, Pak No yang punya cabang nyaman di Jalan Cianjur, hingga Pak Doel yang tetap setia dengan cita rasa sejak masa kuliah, semuanya menghadirkan kehangatan dalam setiap suapan mie-nya.

Jika kamu mencari mi ayam yang bukan hanya mengenyangkan tapi juga membawa nostalgia, tiga tempat ini wajib masuk dalam daftar kulineranmu berikutnya. Jadi, kapan terakhir kali kamu menikmati semangkuk mie ayam hangat di Malang? (fr) 

Editor : A. Nugroho
#mi ayam #mie pangsit #mie ayam #malang