MALANG - Kedungkandang, salah satu kawasan di Kota Malang, ternyata menyimpan banyak kuliner khas yang menggugah selera.
Salah satunya adalah soto daging. Menu berkuah gurih ini jadi favorit banyak warga lokal hingga wisatawan yang berkunjung.
Di kawasan ini, ada beberapa warung soto daging yang sudah terkenal karena rasa, kelezatan, dan keunikannya masing-masing.
Berikut tiga rekomendasi soto daging di Kedungkandang Malang yang sayang untuk dilewatkan.
1. Soto Daging Rahayu Hj Tutik
Terletak di Gang 7, Mergosono, Kedungkandang, Malang, Soto Daging Rahayu Hj Tutik sudah berdiri sejak tahun 1928.
Usianya yang hampir satu abad menjadikan soto ini sebagai salah satu kuliner legendaris di Malang.
Kuahnya bening gurih dengan aroma rempah yang kuat, dagingnya empuk, dan sambal bawangnya khas banget.
Warung ini buka setiap hari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB, cocok untuk makan siang atau sore menjelang malam.
2. Soto Daging Madura Cak Mbul
Bagi penggemar cita rasa Madura, Soto Daging Madura Cak Mbul di Jalan Danau Kerinci, Kedungkandang, Malang jadi pilihan yang wajib dicoba.
Kuah sotonya cenderung lebih pekat dan berbumbu kuat, lengkap dengan taburan koya yang bikin gurih maksimal.
Cak Mbul hanya tutup setiap Senin, dan buka Selasa–Minggu pukul 07.00 sampai 17.00 WIB, jadi pas banget buat sarapan maupun makan siang.
3. Soto Daging Wawan
Kalau kamu mencari soto daging dengan porsi besar dan buka sampai malam, Soto Daging Wawan bisa jadi pilihan.
Lokasinya di Jalan Ki Ageng Gribig, Madyopuro, Kedungkandang, Malang, tempat ini buka setiap hari pukul 06.00 sampai 22.30 WIB.
Kuahnya gurih segar dengan potongan daging melimpah dan nasi yang pulen. Cocok banget buat pengganjal perut kapan pun kamu lapar.
Menikmati semangkuk soto daging di Kedungkandang bukan sekadar makan, tapi juga perjalanan rasa yang kaya sejarah dan keunikan.
Dari yang legendaris sejak 1928 hingga yang menawarkan cita rasa Madura otentik, semua punya daya tarik tersendiri.
Jadi, kalau kamu sedang berada di Malang, jangan lupa mampir ke tiga tempat soto daging ini dan rasakan sendiri kelezatan khas Kedungkandang yang bikin nagih. (nae)
Editor : A. Nugroho