Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gak Melulu ke Pantai, 4 Wisata Edukasi di Malang Ini Cocok buat Belajar sambil Bermain

A. Nugroho • Senin, 3 November 2025 | 21:49 WIB

TOPENG MALANGAN: Keindahan topeng Malangan dengan ukiran detail yang mencerminkan budaya dan sejarah khas Malang, bisa ditemukan di Kampung Budaya Polowijen
TOPENG MALANGAN: Keindahan topeng Malangan dengan ukiran detail yang mencerminkan budaya dan sejarah khas Malang, bisa ditemukan di Kampung Budaya Polowijen

MALANG - Kota Malang dikenal bukan hanya karena udaranya yang sejuk atau destinasi alamnya yang indah, tapi juga karena banyaknya tempat wisata yang edukatif dan inspiratif. 

Dari pusat kota hingga kawasan kabupaten, kamu bisa menemukan berbagai lokasi yang menggabungkan konsep rekreasi dengan pembelajaran. Wisata semacam ini cocok untuk anak-anak, pelajar, hingga keluarga yang ingin berlibur sambil menambah pengetahuan baru.

Menariknya lagi, wisata edukasi di Malang memiliki tema yang beragam. Ada yang berfokus pada budaya lokal, lingkungan, pertanian, hingga proses pengolahan hasil alam. 

Kalau kamu mencari pengalaman berlibur yang seru tapi tetap bermanfaat, empat tempat berikut bisa jadi pilihan menarik untuk dikunjungi.

 

  1. Kampung Budaya Polowijen

Kampung Budaya Polowijen di Jalan Cakalang, Kecamatan Blimbing, menjadi salah satu tempat terbaik untuk mengenal kekayaan budaya Malang. 

Di sini kamu bisa menyaksikan langsung berbagai kesenian seperti tari topeng, batik, hingga jaranan yang masih dilestarikan warga setempat. Kampung ini juga memiliki situs bersejarah seperti Sumur Windu dan Makam Mbah Reni yang menambah nilai edukatifnya. 

Fasilitas di dalamnya sudah lengkap, termasuk perlengkapan pertunjukan dan area kuliner jadul yang dikelola warga. 

Kamu bisa memantau media sosial mereka untuk tahu jadwal kegiatan budaya yang sedang berlangsung.

  1. TPA Wisata Edukasi Talangagung 

Berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Kepanjen, TPA Talangagung bukan tempat pembuangan sampah biasa. 

Kawasan ini dikelola sangat rapi dan asri hingga pengunjung tak akan menyangka bahwa tempat ini merupakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 

Di sini kamu bisa belajar banyak tentang sistem pengelolaan sampah modern sekaligus menikmati suasana rindang yang jauh dari bau tidak sedap. Pengelolanya juga ramah dan terbuka untuk berbagi ilmu tentang pengolahan limbah. 

Jika kamu ingin datang untuk sekadar melihat-lihat, kawasan ini tidak dipungut biaya. Namun, jika kamu tertarik untuk belajar lebih dalam, bisa hubungi kontak mereka lebih lanjut

  1. Wisata Edukasi Kebun Kopi 

Kalau kamu ingin tahu bagaimana proses kopi dari biji hingga diseduh, datanglah ke Wisata Edukasi Kebun Kopi di Jalan Tegal Rejo, Kecamatan Lawang. 

Di tempat ini, pengunjung diajak melihat langsung proses menanam, memanen, hingga mengolah biji kopi. 

Selain belajar, kamu juga bisa bersantai di area Cafe Arjuna yang menyajikan berbagai menu nikmat, lengkap dengan pemandangan kebun yang hijau. 

Untuk anak-anak, tersedia juga area bermain dan kolam renang yang membuat kunjungan jadi lebih menyenangkan.

  1. Wisata Petik Jeruk

Bagi pecinta buah segar, Wisata Petik Jeruk di Selorejo, Kecamatan Dau, bisa jadi pilihan menarik. 

Di sini kamu bisa merasakan langsung pengalaman memetik jeruk dari pohonnya dan menikmati buahnya sepuasnya di kebun yang sejuk. Kalau ingin dibawa pulang, jeruknya dijual dengan harga per kilo yang terjangkau. 

Selain memetik, pengunjung juga bisa belajar tentang proses budidaya jeruk dan teknik pertaniannya. 

Dengan tiket masuk sekitar Rp 20.000 per orang, tempat ini cocok untuk wisata edukatif keluarga sekaligus rekreasi alam yang menyegarkan.

 

Wisata edukasi di Malang menawarkan pengalaman berbeda dari liburan biasa. Tak hanya bersenang-senang, kamu juga bisa menambah wawasan baru tentang budaya, lingkungan, dan alam sekitar. 

Kalau kamu ingin liburan yang seru tapi tetap bermanfaat, empat destinasi ini bisa masuk daftar kunjungan berikutnya. (kdk)

Editor : A. Nugroho
#tari topeng #biji kopi #buah segar #Kota Malang #budaya lokal