MALANG - Bagi kamu yang sering menghabiskan waktu membaca atau nongkrong santai di Taman Literasi Tidar, ternyata banyak pilihan kuliner enak di sekitarnya. Mulai dari jajanan tradisional hingga makanan berat, kawasan Tidar menawarkan beragam cita rasa yang cocok untuk semua selera. Tak hanya menggugah lidah, suasana sekitar yang teduh membuat kegiatan kulineran jadi semakin menyenangkan.
Dari sore hingga malam hari, kawasan ini selalu ramai dikunjungi warga lokal dan mahasiswa. Aroma khas tahu goreng, mie gurih, dan wedang ronde sering kali menggoda siapa pun yang melintas. Bagi kamu yang ingin mampir setelah dari taman, berikut tiga rekomendasi kuliner di sekitar Taman Literasi Tidar yang wajib dicoba.
- Tahu Tek Pak Latief
Salah satu kuliner paling legendaris di kawasan ini adalah Tahu Tek Pak Latief, yang berlokasi di Jl. Ratah Tiga No. 46, Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 14.00 hingga 21.00 WIB. Dulunya berupa warung sederhana, kini tempatnya telah direnovasi menjadi semacam pujasera yang lebih nyaman dan santai, cocok buat nongkrong sore.
Menu andalannya tentu saja tahu telur dengan cita rasa khas Malang. Porsinya bervariasi, mulai dari single, double, hingga triple. Versi double adalah porsi normal yang paling banyak dipilih. Bumbunya kental tapi halus, tidak bikin enek, dan tahunya punya tekstur lembut tanpa terlalu garing. Harganya berkisar antara Rp 14.000 hingga Rp 22.000, tergantung ukuran porsi. Karena antreannya cukup panjang dan penjualnya hanya berdua dengan anaknya, sebaiknya datang lebih awal sebelum perut benar-benar lapar.
- Mie Bangka Ahsan Tidar
Bergeser sedikit dari taman, ada Mie Bangka Ahsan Tidar yang beralamat di Jl. Esberg No. II, Karangbesuki, Sukun, Kota Malang, dan buka mulai pukul 10.00 sampai 20.00 WIB. Warung ini mungkin tampak sederhana di pinggir jalan, tapi selalu ramai pelanggan berkat cita rasa otentik dan harga yang ramah di kantong.
Mienya lembut dengan rasa gurih khas Bangka. Bagi penyuka rasa kuat, bisa menambah sambal, lada, atau kecap manis yang disediakan di meja. Pelayanannya cepat dan ramah, membuat pengalaman makan terasa lebih menyenangkan. Meski lokasinya dekat jalan besar dan sedikit bising, suasananya tetap teduh dan nyaman untuk makan siang atau sore. Tak heran banyak pelanggan yang datang berkali-kali karena ketagihan rasa mie dan toppingnya yang melimpah.
- Ronde Titoni
Bila berkunjung malam hari, jangan lewatkan Ronde Titoni yang terletak di Jl. Esberg No. 3, Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Buka mulai pukul 17.00 hingga 00.00 WIB, tempat ini menjadi spot favorit untuk menikmati suasana malam sambil menyeruput minuman hangat.
Menu utamanya ada dua, yakni ronde dan angsle, masing-masing dibanderol sekitar Rp 16.000 hingga Rp 18.000 per porsi. Tekstur kuahnya lembut dengan aroma jahe yang menenangkan, cocok dinikmati di udara dingin khas Malang. Lokasinya berada di depan minimarket yang sudah tutup, dengan area makan sederhana namun cukup nyaman. Selain itu, pembayaran bisa dilakukan secara tunai maupun non-tunai lewat QRIS, memudahkan pengunjung yang datang malam hari setelah beraktivitas di sekitar taman.
Jadi, tak perlu bingung mencari tempat makan enak setelah menghabiskan waktu di Taman Literasi Tidar. Mulai dari tahu telur gurih ala Pak Latief, mie Bangka yang lezat, hingga ronde hangat dari Titoni, semuanya menawarkan sensasi berbeda namun sama-sama memanjakan lidah.
Kawasan Tidar memang terkenal tenang dan bersahaja, tapi siapa sangka di baliknya tersimpan beragam kuliner yang layak dikunjungi. Bagi warga Malang dan wisatawan, menjelajahi kuliner sekitar taman ini bisa jadi pengalaman kecil yang menyenangkan sekaligus mengenyangkan. (fr)
Editor : A. Nugroho