MALANG — Meski Malang dikenal dengan udaranya yang sejuk, bukan berarti kota ini tak punya sajian segar untuk melepas dahaga. Di antara beragam kuliner yang menggoda, minuman es tradisional seperti es teler, es doger, dan es campur tetap jadi primadona. Perpaduan rasa manis, gurih, dan dinginnya es membuat siapa pun tergoda untuk meneguknya, terutama saat siang hari. Berikut empat rekomendasi kedai es yang populer di Malang dan sayang dilewatkan.
- Es Teler Dempo
Bagi warga Malang, nama Es Teler Dempo sudah tak asing lagi. Kedai ini berada di Jalan Gede, tak jauh dari kawasan Dempo, dan dikenal sebagai pelopor es teler legendaris di kota ini. Suasananya sederhana, tapi selalu ramai pengunjung, terutama di siang hari.
Sajian es teler di sini punya rasa yang pas di lidah. Isinya komplet: alpukat, nangka, kelapa muda, dan potongan tapai yang berpadu dengan susu kental manis dan sirup pandan. Kesegarannya terasa maksimal karena es diserut halus dan disajikan dalam mangkuk besar. Harga satu porsi sekitar Rp 15 ribu.
Kedai Es Teler Dempo buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Lokasinya strategis di pusat kota, jadi cocok dikunjungi setelah berkeliling Malang atau usai makan siang di sekitar Klojen.
- Es Doger Pak Diran
Es Doger Pak Diran menjadi salah satu es doger paling terkenal di Malang. Kedainya berada di Jalan Simpang Wilis Indah, dekat kawasan kampus, membuatnya jadi favorit mahasiswa dan pekerja kantoran yang ingin menyegarkan diri sore-sore.
Ciri khas es doger di sini terletak pada kuah santan manis yang kental dan aroma pandan yang harum. Campurannya terdiri dari tape, ketan hitam, kelapa muda, dan pacar cina yang kenyal. Warna merah muda khas es doger pun menambah daya tarik visualnya. Harga per porsi hanya sekitar Rp 12 ribu.
Es Doger Pak Diran buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 20.00 WIB. Jika datang sore, bersiaplah antre karena kedai ini sering ramai menjelang waktu pulang kerja.
- Es Campur Pak Gatot
Beralamat di Jalan Bandung No. 5, dekat Universitas Negeri Malang, Es Campur Pak Gatot sudah berjualan sejak era 1980-an. Kedai ini menjadi tempat nostalgia banyak warga Malang yang dulu sering mampir seusai sekolah atau kuliah.
Es campurnya punya rasa klasik yang khas. Campurannya terdiri dari cendol, mutiara, tape singkong, roti tawar, dan potongan nangka yang direndam dalam sirup merah dan susu manis. Kuahnya tidak terlalu kental, sehingga terasa ringan dan menyegarkan di mulut. Harga seporsinya sekitar Rp 10 ribu.
Es Campur Pak Gatot buka setiap hari pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Tempatnya sederhana di pinggir jalan, tapi suasana nostalgia dan keramahan penjual membuat siapa pun betah berlama-lama menikmati semangkuk es.
- Es Teler dan Es Campur Pak Min
Di kawasan timur kota, tepatnya di Jalan Danau Maninjau Raya, ada kedai sederhana bernama Es Teler dan Es Campur Pak Min. Meski bukan kedai besar, tempat ini terkenal di kalangan warga Sawojajar karena rasa es-nya yang segar dan porsi yang melimpah.
Menu andalannya ada dua: es teler dan es campur. Es telernya berisi alpukat, nangka, dan kelapa muda dengan susu yang manis lembut. Sementara es campurnya punya tambahan kolang-kaling dan cendol yang membuat teksturnya lebih beragam. Seporsi es di sini dibanderol sekitar Rp 13 ribu.
Kedai Pak Min buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Lokasinya mudah ditemukan di tepi jalan utama, cocok untuk pelepas dahaga usai beraktivitas atau sebelum pulang ke rumah.
Itulah deretan kedai es teler, es doger, dan es campur di Malang yang bisa kamu coba. Yuk, kunjungi sekarang juga! (dbr)
Editor : A. NugrohoSumber : Beragam Sumber