MALANG – Di kota yang dikenal dengan hawa sejuk dan kulinernya yang menggoda ini, nasi goreng jadi salah satu menu yang selalu punya tempat di hati warga Malang.
Dari warung tenda di pinggir jalan sampai kedai legendaris yang sudah berdiri puluhan tahun, sajian sederhana ini hadir dalam berbagai versi, ada gurih, pedas, manis, bahkan yang dimasak dengan arang agar lebih beraroma.
Menariknya, setiap tempat punya ciri khas yang bikin pengunjung terus datang kembali. Ada yang terkenal karena porsi besarnya, ada pula yang menawarkan cita rasa lawas hasil racikan generasi pertama penjualnya. Berikut tiga rekomendasi nasi goreng di Malang yang sayang dilewatkan.
Nasi Goreng Pak Dji
Warung ini sudah dikenal luas sebagai penyelamat lapar malam hari. Porsinya terkenal besar, cocok dimakan berdua atau bertiga. Setiap suapan nasi goreng Pak Dji terasa gurih dengan aroma khas kecap dan bawang putih yang menggoda. Yang membuatnya unik, topping-nya melimpah.
Ada potongan ayam, sosis, telur ceplok, dan sedikit sayuran yang menambah warna di setiap piringnya. Tekstur nasi tidak lembek, pas digoreng dengan panas tinggi yang merata. Harga seporsinya mulai dari Rp 25.000.
Lokasinya berada di Gg. Manunggal No. 18, RT.1/RW.007, rw7, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 14.00 sampai 21.30. Banyak pelanggan sengaja datang lebih awal agar tidak antre terlalu lama, terutama di akhir pekan.
Sego Goreng Resek Pak Man
Kalau ingin merasakan sensasi nasi goreng otentik Malang, datanglah ke Sego Goreng Resek Pak Man. Warung ini sudah berdiri puluhan tahun dan tetap ramai setiap malam. Wajan besarnya diletakkan di pinggir jalan, dengan nyala arang yang membuat aroma nasi goreng tercium hingga jauh.
Rasanya gurih, sedikit pedas, dan punya aroma gosong yang khas dari api arang. Paduan telur, suwiran ayam, dan kol yang masih renyah menambah kenikmatan tiap suapan. Banyak yang bilang, makan di sini seperti kembali ke masa kecil, karena rasanya tidak berubah sejak dulu. Harga seporsinya sekitar Rp 18.000.
Warung ini terletak di Jl. Brigjend. Katamso, Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dan buka dari pukul 17.00 hingga 21.00. Pengunjung biasanya datang lebih awal karena tempatnya cepat penuh, terutama setelah magrib.