MALANG – Kawasan Kalpataru dikenal sebagai salah satu pusat kuliner favorit di Kota Malang, terutama bagi mahasiswa dan pekerja muda yang mencari makanan lezat dengan harga terjangkau. Deretan tempat makan di sepanjang jalan ini punya ciri khas tersendiri, mulai dari suasana lesehan yang santai hingga masakan rumahan yang mengenyangkan. Meski tampil sederhana, citarasa dari tiap menu tak kalah menggoda dibandingkan restoran besar di pusat kota.
Bagi kamu yang sedang mencari tempat makan yang enak tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam, kawasan Kalpataru bisa jadi jawabannya. Dari lalapan gurih hingga makanan khas Korea, semuanya bisa kamu temukan di sini. Berikut tiga rekomendasi tempat makan humble di daerah Kalpataru yang bisa jadi destinasi kulinermu berikutnya.
- Lalapan Belut Fresh
Berlokasi di Jl. Kalpataru No. 25, Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Lalapan Belut Fresh buka mulai pukul 12.00 hingga 01.00 dini hari. Tempat ini hampir selalu ramai, terutama di malam hari. Suasananya sederhana dengan konsep lesehan luas seperti hanggar, membuatnya terasa santai dan cocok untuk makan bersama teman-teman. Menu yang disajikan cukup variatif seperti ayam, lele, dan belut goreng dengan sambal terasi khas pedas menggigit.
Porsi nasinya banyak, sambalnya mantap, dan harga per porsinya sangat bersahabat, mulai dari Rp 13 ribu saja. Tak heran jika tempat ini menjadi favorit mahasiswa sekitar. Meskipun tempatnya terkesan apa adanya dan sedikit kurang bersih, rasa masakannya tetap jadi alasan banyak pelanggan kembali. Cita rasa belut gorengnya yang renyah dan ayam goreng berukuran besar menjadi daya tarik utama.
- Kirin Kimbap
Masih di kawasan yang sama, Kirin Kimbap yang beralamat di Jl. Kalpataru No. 40, Jatimulyo, buka setiap hari mulai pukul 12.00 hingga 19.30. Restoran ini sudah berdiri sejak 2012, jauh sebelum tren makanan Korea merebak di Malang. Dengan konsep sederhana dan harga bersahabat, Kirin Kimbap jadi pilihan favorit bagi pencinta kuliner Korea halal. Tempatnya masih mempertahankan gaya lama dengan area lesehan yang nyaman, dilengkapi mushola dan pelayanan cepat.
Menu andalannya tentu saja kimbap, bibimbap, dan tteokbokki dengan cita rasa autentik namun tetap sesuai lidah lokal. Setiap porsi disajikan dengan bumbu khas Korea yang kaya rasa, tetapi tidak terlalu pedas. Suasananya yang tenang membuat pengunjung betah makan di tempat. Meski tampil tanpa ornamen modern seperti restoran Korea kekinian, Kirin Kimbap tetap memikat karena kelezatan rasa dan konsistensinya selama lebih dari satu dekade.
- Tahu Campur dan Tahu Telor Cak Roon
Bagi pecinta kuliner tradisional, wajib mampir ke Tahu Campur dan Tahu Telor Cak Roon yang terletak di Jl. Kalpataru No. 67, Jatimulyo. Warung ini buka dari pukul 13.00 hingga 22.00 dan menjadi destinasi kuliner malam favorit warga Malang. Sajian tahu campurnya dikenal dengan kuah kaldu hangat yang gurih serta daging empuk yang menggoda. Disajikan bersama tahu goreng, taoge, lontong, dan bumbu kacang yang khas, seporsi tahu campur di sini benar-benar menggugah selera.
Pelayanannya ramah, bahkan pengunjung bisa melihat langsung proses memasak di dapur terbuka. Meski tempatnya sederhana dan sering kali ramai, rasa dari setiap suapan tahu campurnya seolah membayar semua kekurangan itu. Harganya pun masih sangat terjangkau dengan porsi yang cukup mengenyangkan. Jika beruntung, kamu bisa mendapat tempat duduk tanpa harus menunggu lama karena antreannya cukup panjang di jam makan malam.
Kawasan Kalpataru memang tak pernah kehabisan pilihan kuliner menarik. Mulai dari Lalapan Belut Fresh dengan sambal pedasnya yang legendaris, Kirin Kimbap dengan cita rasa Korea halal yang autentik, hingga Tahu Campur Cak Roon yang hangat dan khas, semuanya menawarkan kelezatan dengan harga bersahabat.
Bagi pencinta makanan sederhana namun berkarakter, tiga tempat ini adalah bukti bahwa kelezatan tidak harus datang dari restoran mewah. Justru dari tempat makan humble seperti di Kalpataru inilah, kamu bisa menemukan rasa yang otentik, suasana yang akrab, dan pengalaman kuliner yang benar-benar Malang banget. (fr)
Editor : A. Nugroho