MALANG RAYA – Kota Batu dikenal sebagai salah satu kota dengan panorama malam paling cantik di Jawa Timur. Lampu kota yang bertaburan di lembah membuat siapa pun betah memandang dari ketinggian. Tidak heran jika banyak wisatawan mencari spot khusus untuk menikmati citylight tanpa harus mengeluarkan biaya mahal.
Dari bukit hingga area penginapan, ada beberapa titik yang menawarkan pemandangan kota yang berpendar dengan sangat jelas. Tiga tempat berikut menjadi pilihan paling populer berkat akses mudah, suasana nyaman, dan tarif masuk yang ramah di kantong.
Bukit Paralayang Gunung Banyak
Bukit Paralayang menjadi ikon wisata malam di Batu karena pemandangannya yang luas menghadap ke pusat kota. Dari area ini, lampu permukiman dan gedung tampak seperti hamparan bintang yang jatuh ke tanah. Banyak wisatawan datang khusus pada malam hari untuk menikmati suasana sejuk sambil memotret panorama kota.
Tiket masuknya sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu, tergantung hari dan keramaian. Fasilitasnya cukup lengkap, mulai area parkir luas hingga warung kecil yang menjual makanan ringan. Pengunjung biasanya menghabiskan waktu berjam-jam di spot utama karena suasananya sangat tenang.
Lokasinya berada di Jl. Gunung Banyak, Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu. Area wisata ini buka dari pagi hingga malam, namun waktu terbaik untuk melihat citylight adalah pukul 08.00–17.00 dengan cuaca cerah.
Bukit Bintang Batu
Bukit Bintang menjadi pilihan populer bagi anak muda yang ingin menikmati pemandangan malam dengan suasana lebih santai. Tempat ini menawarkan spot duduk yang luas dan terbuka, membuat pengunjung bebas memilih tempat favorit untuk memotret citylight. Angin malam yang sejuk menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung yang ingin beristirahat sejenak dari aktivitas harian.
Tidak ada tiket masuk khusus, namun pengunjung bisa menyewa karpet untuk duduk dengan harga sekitar Rp 5 ribu. Banyak pedagang yang menjual minuman hangat sehingga suasana malam terasa lebih nyaman. Bukit ini juga terkenal sebagai tempat nongkrong yang murah dan romantis.
Bukit Bintang berada di Jl. Sultan Agung, Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, akases jalannya mudah bahkan kendaraan bermotor. Pengunjung bisa datang kapan saja karena area ini terbuka untuk umum selama 24 jam. Waktu paling ramai adalah malam minggu dan libur panjang.
Omah Kayu Gunung Banyak
Omah Kayu menawarkan cara berbeda menikmati citylight karena pengunjung bisa melihat pemandangan langsung dari balkon rumah pohon. Gemerlap lampu kota terlihat jelas dari ketinggian, menciptakan suasana tenang yang sering dicari pasangan maupun wisatawan keluarga. Selain sebagai tempat menginap, banyak orang datang untuk sekadar berfoto dari area viewing deck.
Harga masuk kawasan wisata ini biasanya berada di kisaran Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu. Pengunjung yang ingin menginap tentu perlu menyiapkan biaya tambahan, namun untuk menikmati pemandangan malam saja cukup membayar tarif masuk standar. Suasananya sangat tenang karena lokasinya berada di area hutan pinus.
Omah Kayu berlokasi di Jl. Gunung Banyak, Gunungsari, Bumiaji, Kota Batu dan buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00. Waktu terbaik untuk melihat citylight adalah saat cuaca cerah setelah magrib hingga malam hari. (ly)
Editor : A. Nugroho