MALANG - Jalan Joyo Utama V di kawasan Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang, dikenal sebagai salah satu pusat kuliner yang ramai dikunjungi mahasiswa hingga warga sekitar. Dengan pilihan makanan yang beragam dan harga yang bersahabat, kawasan ini menjadi tempat ideal untuk mencari hidangan lezat tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya. Suasananya yang dekat dengan pemukiman dan kawasan kampus membuat kawasan ini hidup dari pagi hingga malam hari.
Bagi para pencari kuliner yang menginginkan rasa rumahan, harga ekonomis, serta lokasi yang mudah dijangkau, Merjosari menyediakan banyak opsi menarik. Mulai dari warung prasmanan, nasi khas dengan aroma unik, hingga bakso legendaris yang terkenal murah meriah. Berikut rangkuman beberapa tempat makan yang wajib dicoba di sepanjang Joyo Utama V.
- Warung Barokah Buk Seh
Warung Barokah Buk Seh terletak di kawasan Jl. Joyo Utomo, Jl. Tlogo Indah Gg. 5, Merjosari. Letaknya sangat strategis karena berada tidak jauh dari Taman Singha Merjosari yang menjadi pusat aktivitas warga, mulai dari senam, jogging, badminton, hingga acara-acara komunitas. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 05.30 hingga 21.00, membuatnya cocok untuk sarapan cepat atau makan malam hemat.
Warung prasmanan ini populer karena pilihan menunya yang lengkap dan rasa masakan rumahan yang otentik. Lauknya bervariasi, mulai dari ayam goreng, tempe orek, sambal terasi, hingga sayur-sayur khas rumahan. Suasananya sederhana namun nyaman, dengan pelayanan yang cepat dan ramah. Es jeruknya dikenal segar meski harganya sedikit di atas rata-rata. Warung ini juga menerima pesanan dalam jumlah banyak dan siap dikemas sesuai permintaan. Cocok untuk mahasiswa, pekerja, atau warga sekitar yang ingin makan enak dengan harga ramah kantong.
- Nasi Jeruk Hana Merjosari
Tak jauh dari lokasi pertama, berdiri Nasi Jeruk Hana di Jl. Joyo Utomo V, Merjosari. Warung ini mulai beroperasi sekitar pukul 10.30 hingga 21.00 dan menjadi salah satu pilihan favorit untuk makan siang yang cepat namun memuaskan. Aroma nasi jeruknya yang harum menjadi ciri khas utama, berpadu dengan berbagai pilihan lauk seperti tahu, tempe, ayam goreng, serta sambal yang terkenal mantap.
Tempatnya sederhana, tetapi selalu ramai karena cita rasa yang konsisten dan harga yang ramah di kantong mahasiswa. Menu yang disajikan pun cenderung ringan namun tetap mengenyangkan, membuatnya cocok dikunjungi kapan saja saat lapar melanda.
- Bakso Pak Nan
Masih di sepanjang Joyo Utomo V, terdapat Bakso Pak Nan yang buka mulai pukul 09.30 hingga 21.00. Lokasinya mudah ditemukan dan berada dekat dengan Taman Merjosari, dengan area parkir yang cukup untuk sepuluh motor serta satu hingga dua mobil. Tempat makan ini menawarkan konsep self service, di mana pelanggan dapat memilih bakso, mi, maupun gorengan sendiri sebelum membayar di kasir.
Bakso Pak Nan terkenal dengan kuahnya yang gurih dan harganya yang super ekonomis. Harga satu mangkuk bakso bisa dimulai dari Rp 5.000, sementara pentolnya dibanderol sekitar Rp 2.000, menjadikannya primadona bagi mahasiswa yang ingin berhemat. Varian baksonya cukup banyak, mulai dari bakso telur, jamur, pedas, hingga berbagai topping tambahan. Tempatnya bersih, pelayanan cepat, dan meski beberapa ulasan menyebut penjual kurang ramah, banyak pengunjung yang merasa pelayanannya baik-baik saja.
Kawasan kuliner di sepanjang Joyo Utama V Merjosari menawarkan pengalaman makan yang lengkap: murah, enak, dan dekat dengan berbagai fasilitas umum seperti taman dan area kampus. Setiap tempat memiliki keunikan tersendiri, mulai dari prasmanan hangat ala rumahan di Warung Barokah Buk Seh, aroma khas nasi jeruk di Hana, hingga bakso hemat meriah ala Pak Nan. Ketiga tempat ini membuktikan bahwa kuliner terbaik tidak selalu harus mahal atau berada di restoran besar.
Dengan akses yang mudah dan pilihan hidangan yang melimpah, tidak heran jika kawasan ini selalu menjadi destinasi kuliner favorit mahasiswa dan warga Malang. Jadi, jika Anda sedang berada di sekitar Lowokwaru atau ingin mencari tempat makan baru yang bersahabat di kantong, Joyo Utama V adalah tempat yang patut masuk daftar kunjungan. (fr)
Editor : Aditya Novrian