MALANG - Soto Betawi menjadi salah satu kuliner khas Jakarta yang cukup mudah ditemukan di Malang. Meskipun berasal dari luar kota, sajian berkuah santan ini berhasil memikat banyak pecinta kuliner berkat perpaduan rasa gurih, sedikit manis, dan aroma rempah yang khas. Tidak heran jika sejumlah warung Soto Betawi di Malang selalu ramai sejak pagi hingga malam hari.
Dengan cita rasa yang cenderung berbeda dari soto lokal seperti soto ayam atau soto daging khas Jawa Timur, Soto Betawi menawarkan pengalaman makan yang unik. Kuah santannya yang creamy dan taburan emping menambah kenikmatan setiap sendokannya. Berikut dua tempat makan Soto Betawi di Malang yang paling banyak direkomendasikan dan layak Anda coba.
- Soto Betawi Bang Pit
Soto Betawi Bang Pit berada di Jalan Buring No. 3, Oro-oro Dowo, dan buka mulai pukul 07.00 hingga 21.30 setiap hari. Lokasinya berada di area seperti pujasera yang berisi deretan penjual makanan, sehingga suasananya cukup hidup dan mudah ditemukan. Hanya saja parkir untuk mobil cukup terbatas. Warung ini sering menjadi tujuan sarapan karena rasa sotonya yang segar dengan kuah bertekstur agak encer namun tetap gurih.
Soto di sini menggunakan isian daging, paru, hingga kikil, meski beberapa pelanggan mencatat kikilnya kadang cepat habis. Bumbu sotonya tidak terlalu tajam namun tetap aromatik, cocok bagi yang menyukai kuah ringan namun tetap kaya rasa. Selain soto, ketoprak dan bubur ayam di sini juga cukup populer berkat harga yang bersahabat. Banyak pengunjung menilai kuahnya creamy dan dagingnya cukup banyak, meski beberapa kali konsistensi keempukan daging bisa ditingkatkan. Dengan porsi yang mengenyangkan dan cita rasa yang pas, Soto Betawi Bang Pit menjadi salah satu pilihan favorit di kawasan Klojen.
- Soto Betawi Djayakarta
Soto Betawi Djayakarta terletak di Jalan Brigjend Slamet Riadi No. 80, masih berada di kawasan Oro-oro Dowo, dan buka dari pukul 10.00 hingga 22.00. Lokasinya berada tepat di pinggir jalan utama sehingga mudah diakses. Ketika toko-toko di sekitar mulai tutup menjelang sore, area parkir pun terasa lebih luas. Begitu masuk, pelanggan akan disambut dengan suasana sederhana namun bersih, serta pelayanan yang ramah dan cepat.
Cita rasa Soto Betawi di Djayakarta dikenal cukup otentik dan kerap disebut mirip dengan olahan dari kota asalnya. Kuahnya gurih dan kaya rempah, dengan pilihan isian daging maupun ayam. Banyak pengunjung mengapresiasi kelezatan sotonya yang dianggap sebagai comfort food. Meski ada yang menilai pencahayaan ruangan agak redup dan nasi putih kadang sedikit keras, rasa kuah dan empuknya daging membuat warung ini tetap menjadi favorit banyak orang. Selain Soto Betawi, mereka juga menyediakan soto mi Bogor yang tidak kalah populer.
Kedua rekomendasi Soto Betawi di Malang ini menawarkan pengalaman makan yang cukup berbeda meski sama-sama menyajikan hidangan khas Betawi. Bang Pit unggul dengan cita rasa ringan dan pilihan menu pelengkap yang beragam, sementara Djayakarta menawarkan kuah rempah yang lebih medok dan otentik. Keduanya sama-sama memiliki keistimewaan yang membuat pelanggan kembali lagi.
Bagi pecinta soto berkuah santan yang gurih dan kaya rempah, mencoba keduanya bisa memberikan gambaran lengkap tentang variasi Soto Betawi yang ada di Malang. Dengan harga yang ramah, porsi mengenyangkan, dan lokasi yang mudah diakses, dua warung ini bisa menjadi pilihan kuliner nyaman kapan pun Anda ingin menikmati soto hangat di tengah cuaca kota Malang. (fr)
Editor : A. Nugroho