MALANG - Jalan Pasar Besar Malang selalu punya daya tarik tersendiri bagi para penikmat kuliner. Kawasan ini merupakan salah satu pusat aktivitas warga sejak puluhan tahun lalu, sehingga wajar bila banyak rumah makan tua bertahan dan terus dikunjungi hingga sekarang. Dari sajian mi pangsit klasik, makanan Chinese food bernuansa jadul, hingga olahan babi dengan harga ramah di kantong, semuanya dapat ditemukan dalam radius yang saling berdekatan.
Bagi yang ingin merasakan cita rasa lama yang otentik, Pasar Besar menjadi salah satu tujuan terbaik di Kota Malang. Keramaian pertokoan, aroma masakan dari setiap sudut, hingga bangunan-bangunan lawas yang masih terawat memberikan pengalaman kuliner yang unik. Berikut tiga rekomendasi kuliner di sepanjang Jalan Pasar Besar Malang yang wajib dicoba.
- Depot Mie Gadjah Mada 1
Berlokasi di Jl. Pasar Besar No. 17A, depot ini buka dua sesi, yakni pukul 09.00–14.30 dan lanjut pukul 16.30–20.00. Tempat ini sudah lama dikenal sebagai salah satu depot mi pangsit tertua di Kota Malang. Interiornya yang bernuansa vintage menghadirkan kesan klasik, lengkap dengan logo halal di depan toko. Pengunjung biasanya datang untuk mencicipi mi pangsit khas yang rasa jadulnya masih dipertahankan. Minya dibuat sendiri, teksturnya lembut, dan pangsit gorengnya dikenal renyah meski harganya terbilang tidak murah. Minuman fosco, es cokelat khas depot, menjadi salah satu yang paling banyak dipesan.
Meski porsinya tidak terlalu besar, banyak pelanggan merasa rasanya tetap sepadan dengan harganya. Namun, suasana ramai, pelayanan cepat, dan reputasinya sebagai mi pangsit legendaris tetap menjadikan depot ini salah satu ikon kuliner Pasar Besar yang tak pernah sepi pengunjung.
- Cita Rasa Rumah Makan
Terletak di Jl. Pasar Besar No. 145 dan buka dari pagi hingga malam pukul 08.00–21.30, rumah makan ini menjadi salah satu Chinese food lawas yang masih bertahan di tengah modernisasi kuliner kota. Ruangannya cukup luas, pilihan menu lengkap, dan suasananya menghadirkan nuansa Chinese restaurant era 60–70-an. Banyak yang datang untuk menikmati hidangan klasik seperti swikee mentega, koloke, hingga cah sayur dengan porsi yang cukup besar dan cocok untuk makan bersama keluarga.
Pelayanannya dikenal cepat dan ramah karena jumlah kursinya yang banyak. Meski harga tidak murah, banyak pelanggan menilai rasanya sebanding dengan harga. Beberapa menu seperti ayam nanking dan nasi goreng menjadi favorit, sementara bakmi gorengnya disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik versi pengunjung lama. Cita Rasa Rumah Makan tetap menjadi jujugan bagi mereka yang rindu masakan Chinese food klasik ala Malang tempo dulu.
- Xiao Zhu Kitchen
Xiao Zhu Kitchen berada di Jl. Pasar Besar No. 142 dan buka pukul 12.00–19.30, tutup setiap hari Selasa. Tempat makan non halal ini dikenal bersih meski tidak dilengkapi pendingin ruangan. Menunya fokus pada olahan daging babi dengan cita rasa gurih dan porsi yang cukup mengenyangkan. Salah satu daya tariknya adalah sate dan bakso goreng yang dibuat langsung di depan pelanggan sehingga selalu tersaji segar. Dengan harga yang sangat terjangkau untuk hidangan berbahan babi, banyak yang merasa tempat ini layak masuk daftar rekomendasi.
Menu lain seperti nasi hainan, mi babi rica, cah yen, dan sate babi juga mendapat banyak ulasan positif. Rasa makanannya disebut lezat dan otentik, sementara porsinya cukup melimpah. Pengunjung yang pernah datang berkali-kali menyebut Xiao Zhu sebagai salah satu rumah makan non-halal terbaik di kawasan Malang, terutama untuk harga yang ramah di kantong namun kualitas sajian tetap maksimal.
Deretan kuliner di Jalan Pasar Besar Malang ini membuktikan bahwa kawasan tersebut masih mempertahankan pesonanya sebagai pusat kuliner lawas. Setiap tempat menawarkan pengalaman yang berbeda, mulai dari depot mi pangsit bernuansa jadul, restoran Chinese food klasik berkapasitas besar, hingga rumah makan non-halal yang menyajikan hidangan lezat dengan harga terjangkau. Keragaman rasa dan suasana inilah yang membuat Pasar Besar selalu ramai dikunjungi pecinta kuliner.
Bagi wisatawan maupun warga Malang yang ingin berburu kuliner otentik, kawasan ini wajib masuk dalam rencana perjalanan. Selain memuaskan selera, tiap kunjungan ke Pasar Besar menghadirkan nostalgia masa lalu yang jarang ditemukan di tempat lain. Aroma masakan, suasana pertokoan lama, dan cita rasa yang tak lekang oleh waktu menjadi alasan mengapa kuliner Jalan Pasar Besar tak pernah kehilangan penggemarnya. (fr)
Editor : A. Nugroho