MALANG – Keripik tempe sudah lama dikenal sebagai salah satu oleh-oleh khas Malang yang paling mudah ditemukan dan digemari banyak wisatawan. Meski populer sebagai camilan yang “pasaran”, beberapa produsen lokal justru memiliki ciri khas tersendiri yang membuat keripik tempe buatan mereka berbeda dari yang lain.
Mulai dari racikan bumbu, ketebalan irisan tempe, hingga kerenyahan tepungnya, semuanya diolah dengan cara yang mempertahankan kualitas rasa. Berikut tiga rekomendasi keripik tempe yang bisa menjadi pilihan oleh-oleh saat berkunjung ke Kota Malang.
1. Keripik Tempe Cak Mul
Lokasinya berada di Jalan Bango Utara I Nomor 8, Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 19.00. Meski keripik tempe dikenal sebagai oleh-oleh yang mudah ditemukan di banyak daerah, keripik tempe Cak Mul memiliki karakteristik yang membuatnya terasa berbeda.
Rasa gurihnya khas, bumbunya melimpah, dan aromanya lebih wangi dibanding keripik tempe pada umumnya. Irisan tempenya dipotong dengan ketebalan yang pas, tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis, sehingga menghasilkan tekstur yang renyah tanpa membuatnya mudah hancur.
Lapisan tepungnya juga tidak tebal sehingga rasa tempenya tetap terasa. Harganya relatif murah, yaitu Rp 10.000 per pack untuk varian original dan Rp 11.000 untuk varian rasa, menjadikannya pilihan oleh-oleh yang ramah di kantong.
2. Keripik Tempe Pak Tohir
Produsen keripik tempe ini beralamat di Jalan Bango Utara, Jalan Sanan Gang I Nomor 8, Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dan buka setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 20.00.
Keripik tempe Pak Tohir dikenal memiliki rasa original yang renyah dan berbeda dari keripik tempe pada umumnya. Tersedia juga tester sehingga pengunjung bisa mencoba terlebih dahulu sebelum membeli.
Pilihan produknya cukup lengkap, tidak hanya keripik tempe tetapi juga aneka camilan lainnya seperti keripik nangka, bakso udang, dan sale pisang keju. Semua produknya fresh dan harganya cukup terjangkau.
Untuk keripik tempe, harga varian original maupun rasa-rasa berada di kisaran Rp 12.500, menjadikannya salah satu opsi oleh-oleh favorit di kawasan Sanan.
3. Kripik Tempe Kitaram
Tempat ini berlokasi di Jalan Industri Timur Nomor 5C, Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dan buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 19.00. Keripik tempe Kitaram memiliki rasa gurih yang pas, tidak terlalu asin, serta tepung yang tidak terlalu tebal sehingga kerenyahannya tetap nyaman ketika dikonsumsi.
Ciri lainnya adalah rasa tempenya yang tetap terasa karena bumbunya tidak menutupi cita rasa asli. Mereka menyediakan berbagai varian rasa yang bisa dipilih sesuai selera, tidak hanya varian original saja.
Bentuk irisan tempenya pun bisa berbeda-beda, kadang bulat, kadang kotak, tergantung stok tempe yang tersedia. Untuk menghindari kehabisan, terutama saat musim liburan, disarankan datang pada pagi atau sore hari karena permintaan cukup tinggi.
Ketiga rekomendasi keripik tempe di atas menawarkan cita rasa khas Malang yang renyah, gurih, dan cocok sebagai oleh-oleh untuk keluarga maupun teman. Dengan harga yang terjangkau dan pilihan rasa yang beragam, keripik tempe khas Malang tetap menjadi salah satu camilan favorit yang tidak pernah lekang oleh waktu. (gg)
Editor : A. Nugroho