Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tiga Rekomendasi Soto Nikmat di Dinoyo Malang yang Wajib Dicoba Saat Cuaca Sedang Tidak Bersahabat

A. Nugroho • Jumat, 5 Desember 2025 | 22:25 WIB
HANGAT DAN GURIH: Semangkuk soto ayam Lamongan dengan koya melimpah, kuah gurih, dan suwiran ayam lembut, paduan sempurna yang selalu menggugah selera di setiap sendokannya.
HANGAT DAN GURIH: Semangkuk soto ayam Lamongan dengan koya melimpah, kuah gurih, dan suwiran ayam lembut, paduan sempurna yang selalu menggugah selera di setiap sendokannya.

MALANG - Menikmati soto di tengah cuaca Malang yang sering berubah-ubah rasanya seperti menemukan kenyamanan sederhana yang jarang gagal membuat hari terasa lebih baik. Apalagi di kawasan Dinoyo, surganya anak kos dan pekerja yang mencari makanan hangat dengan harga ramah kantong. Deretan warung soto di sini tidak hanya menawarkan rasa enak, tetapi juga suasana rumahan yang membuat pelanggan ingin kembali lagi.

Setiap warung menyimpan cerita dan karakter rasa yang berbeda. Ada yang medok dan berempah, ada yang gurih ringan namun nagih, sampai yang porsinya melimpah tapi harganya bikin tersenyum. Artikel ini merangkum tiga rekomendasi soto di sekitar Dinoyo yang patut dicoba, baik untuk sarapan, makan siang, maupun isi perut malam hari saat tubuh butuh kehangatan ekstra.

 

 

Saat melintas di Jl. Mayjen Hariyono No. 120, Dinoyo, aroma kuah rempah dari Soto Lamongan Ayam Jawa Pak Riy biasanya langsung menggoda. Warungnya terlihat sederhana dan tampak seperti kedai jadul, namun terasa rapi dan bersih ketika masuk. Warung ini buka dari pukul 09.30 sampai 23.00, sehingga cocok untuk makan siang maupun makan malam. Kuah kentalnya yang medok, ditambah bubuk koya dan potongan ayam yang melimpah, membuat sajian ini terasa sangat memanjakan lidah. Beberapa pelanggan bahkan mengira ada sedikit aroma kaldu ikan yang samar namun justru memperkaya rasa.

Harga mulai dari 12 ribu membuatnya semakin menarik. Meski tidak menyediakan jeruk nipis dan pembayaran belum bisa QRIS, kehangatan sang penjual, ibu-ibu sepuh yang terkenal ramah menambah kesan nyaman seperti makan masakan rumah sendiri. Porsinya pun besar, sampai perempuan biasanya kewalahan menghabiskan satu mangkuk, sementara bagi pria porsinya terasa sangat pas. Bahkan tanpa tukang parkir, tempat ini tetap nyaman bagi pelanggan yang sering lewat dan penasaran dengan warung legendaris satu ini.

 

 

Masih di kawasan Jl. MT. Haryono, tepatnya di No. 308, berdirilah Soto Ayam Bawang Dinoyo yang buka mulai pukul 06.30 hingga 15.00. Warung ini menjadi langganan banyak orang yang mengaku biasanya kurang cocok dengan soto Jawa Timur, tetapi justru jatuh cinta dengan racikan di sini. Kuahnya terasa pas, tidak terlalu berat, ayamnya empuk dan tidak alot, serta porsinya cukup memuaskan. Banyak pelanggan yang pertama kali mencobanya langsung memberikan pujian karena rasanya dianggap nagih dan cocok disantap kapan saja.

Suasana warungnya sederhana, namun selalu ramai karena banyak keluarga maupun pelanggan tetap yang datang kembali. Beberapa pelanggan menyelipkan doa agar usaha Pak Agus, sang pemilik, semakin lancar karena kenikmatan sotonya sudah membuat banyak orang kembali lagi. Rasanya yang konsisten dan harganya yang bersahabat menjadikan tempat ini favorit untuk sarapan cepat atau makan siang sebelum kembali beraktivitas.

 

 

Di Jl. Joyo Tambaksari No. 17 Merjosari, terdapat Soto Ayam Madura yang sudah lama berdiri dan menjadi salah satu warung soto paling dicari mahasiswa sekitar Dinoyo. Tempatnya memang tidak besar, namun terasa nyaman dan mudah ditemukan karena berada di pinggir jalan. Warung ini buka dari pukul 08.00 sampai 21.00 (libur setiap Minggu). Dengan harga hanya 10 ribu per porsi, rasa soto Madura yang tersaji di sini sangat memuaskan, terutama untuk anak kos yang mencari makanan hangat, murah, dan cepat.

Meskipun tempat parkir mobil terbatas, warung ini tetap ramai karena proses pelayanannya cepat dan porsinya tidak pelit. Nasi yang banyak, kuah gurih yang ringan, serta potongan ayam yang pas membuat banyak pelanggan memberikan nilai tinggi untuk keseluruhan pengalaman makan. Tidak heran jika banyak yang merekomendasikan tempat ini sebagai soto Madura paling cocok di selera mereka, terutama untuk pelanggan yang suka hidangan sederhana namun memuaskan.

Bagi pencinta soto atau siapa pun yang sedang berada di Dinoyo, tiga tempat ini menawarkan pengalaman berbeda-beda namun sama-sama memberikan kehangatan. Mulai dari kuah kental ala Lamongan, rasa pas ala Soto Ayam Bawang, hingga cita rasa khas Madura yang simpel namun memuaskan, semuanya bisa jadi pilihan sesuai selera. Dinoyo memang tidak pernah kehabisan kuliner murah dan enak, dan ketiga warung ini menjadi bukti bahwa hidangan sederhana pun bisa terasa istimewa.

Dengan harga terjangkau, rasa juara, serta suasana yang akrab, warung-warung soto ini tidak hanya mengenyangkan perut tetapi juga menghadirkan kenyamanan yang sulit ditemukan di tempat lain. Jika melewati kawasan Dinoyo, tidak ada salahnya mampir dan mencoba sendiri kelezatannya. Siapa tahu salah satunya justru menjadi tempat makan favoritmu berikutnya. (fr)

Editor : A. Nugroho
#soto #malang #soto ayam #kuliner