RADAR MALANG – Saat udara dingin khas pegunungan menyelimuti Magetan, tak ada yang lebih pas daripada menikmati semangkuk rawon hangat. Hidangan berkuah hitam pekat ini memang dikenal sebagai kuliner tradisional Jawa Timur yang kaya rempah dan menggugah selera. Aroma khas kluwek yang berpadu dengan potongan daging sapi empuk menjadikan rawon bukan sekadar makanan, tapi juga pengalaman rasa yang penuh kehangatan.
Rekomendasi Rawon di Magetan
Rawon Bu Siti
Berlokasi di kawasan Jl. Yos Sudarso, Magetan, warung ini menjadi salah satu tempat favorit warga untuk menikmati rawon tradisional. Kuahnya gurih dan sedikit manis dengan aroma kluwek yang kuat. Dagingnya empuk dan disajikan bersama tauge pendek, telur asin, serta sambal terasi yang menambah kenikmatan. Suasana warungnya sederhana, tapi cita rasanya mewah di lidah.
Rawon Pak Min Magetan
Terkenal dengan racikan bumbu khas keluarga, Rawon Pak Min menawarkan cita rasa rawon yang lebih ringan namun tetap kaya rempah. Kuahnya tidak terlalu pekat, tapi tetap menghadirkan keseimbangan rasa gurih, asin, dan sedikit pedas. Lokasinya strategis di dekat alun-alun Magetan, sehingga mudah dijangkau wisatawan yang ingin beristirahat sambil menikmati makanan hangat.
Rawon D’Lawu Resto
Bagi yang ingin menikmati rawon dengan suasana lebih modern dan pemandangan pegunungan, D’Lawu Resto di jalur menuju Telaga Sarangan bisa jadi pilihan. Rawon disajikan dengan tampilan elegan, namun tetap mempertahankan cita rasa tradisional. Potongan dagingnya tebal, kuahnya kental, dan aromanya menggoda cocok disantap saat udara dingin meliputi kawasan Lawu.
Rawon di Magetan bukan hanya hidangan penghangat tubuh, tetapi juga bagian dari kekayaan kuliner Jawa Timur yang terus dijaga keasliannya. Setiap suapan menghadirkan keseimbangan rasa gurih, manis, dan rempah yang khas. Jadi, jika kamu berkunjung ke Magetan, jangan lewatkan kesempatan mencicipi semangkuk rawon hangat kenikmatan yang dijamin bikin ketagihan. (rz)
Editor : A. Nugroho