RADAR MALANG - Pandora kembali hidup di layar lebar! Avatar: Fire and Ash, film ketiga karya James Cameron, resmi tayang perdana di bioskop Indonesia mulai hari ini, 17 Desember 2025.
Film ini melanjutkan perjalanan epik keluarga Jake Sully dan Neytiri, menampilkan konflik baru, suku Na’vi agresif, dan wilayah Pandora yang belum pernah terlihat sebelumnya.
- Kisah Keluarga Sully Terus Berlanjut
Jake dan Neytiri kini menghadapi tantangan besar setelah kehilangan putra mereka dalam peristiwa sebelumnya.
Dalam Fire and Ash, mereka berjuang tidak hanya untuk bertahan hidup, tetapi juga menjaga masa depan Pandora dari ancaman yang semakin kompleks.
- Ash People, Suku Na’vi Baru yang Tangguh
Film ini memperkenalkan suku baru bernama Ash People, penduduk wilayah berapi Pandora yang terkenal tangguh dan memiliki taktik perang luar biasa.
Klan ini membawa konflik baru dan menjadi kekuatan antagonis utama yang menantang Jake, Neytiri, dan suku Na’vi lainnya.
- Kembalinya Kolonel Quaritch dan Aliansi Baru
Konflik semakin kompleks dengan kembalinya Kolonel Quaritch, antagonis lama yang kini bersekutu dengan Ash People.
Aliansi ini menambah intensitas pertarungan di Pandora, baik di darat, laut, maupun wilayah berapi. Penonton akan disuguhkan adegan aksi yang menegangkan sekaligus visual spektakuler yang menjadi ciri khas film Avatar.
- Pandora dengan Bioma dan Visual Baru
James Cameron kembali memukau penonton dengan menjelajahi wilayah baru Pandora, termasuk pegunungan berapi dan langit luas tempat tinggal Wind Traders, suku Na’vi yang hidup berpindah-pindah menggunakan kapal udara berbentuk seperti ubur-ubur raksasa.
- Durasi, Jadwal Tayang, dan Bioskop
Film ini memiliki durasi sekitar 3 jam 10 menit dan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai hari ini, 17 Desember 2025.
Kamu sebaiknya memesan tiket lebih awal karena banyaknya peminat film ini.
Dengan tema keluarga, pertarungan epik, dan keajaiban Pandora yang menakjubkan, film ini menjadi tontonan wajib untuk pecinta Avatar maupun penggemar film fantasi dan petualangan. (rv)
Editor : A. Nugroho