MALANG - Dinoyo menjadi salah satu kawasan di Kota Malang yang tidak pernah kehilangan pesonanya dalam urusan kuliner tradisional. Di tengah lalu lintas yang ramai dan deretan tempat makan, tahu campur menjadi sajian yang kerap diburu karena porsinya mengenyangkan dan cita rasanya khas.
Perpaduan daging, kikil, tahu, sayuran, serta siraman kuah petis membuat tahu campur di kawasan Dinoyo memiliki karakter yang beragam. Setiap warung punya racikan sendiri, sehingga pengunjung bisa menemukan rasa yang sesuai dengan selera masing-masing.
- Tahu Campur Cak Sarip Sido Mampir sejak 1987
Salah satu tahu campur yang cukup dikenal di Dinoyo adalah Tahu Campur Cak Sarip Sido Mampir yang telah hadir sejak 1987. Warung ini berada di kawasan Dinoyo Permai, tepatnya di sekitar Jalan MT Haryono Gang 19, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dan mulai buka sore hari sekitar pukul 15.00 hingga 23.00. Lokasinya menyediakan area parkir motor dan mobil dengan bantuan juru parkir sehingga cukup nyaman bagi pengunjung.
Cita rasa tahu campur di tempat ini cenderung manis dengan kuah yang kental, meski sambal dapat ditambahkan sesuai selera. Daging yang disajikan terkenal empuk dan jumlahnya cukup banyak, terutama untuk porsi dobel yang menjadi favorit pelanggan. Harga per porsi dinilai sepadan dengan isian yang didapatkan. Suasana warungnya sederhana dengan pelayanan yang ramah, meski belum tersedia area bebas asap rokok sehingga pengunjung yang datang bersama anak perlu sedikit bersabar.
- Tahu Campur Cak Uri Kumis
Nama Tahu Campur Cak Uri Kumis juga tak asing bagi penikmat kuliner di Dinoyo. Warung ini berada di sepanjang Jalan MT Haryono, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dan buka sejak pukul 10.00 hingga 23.00. Popularitasnya membuat tempat ini hampir selalu ramai, terutama saat jam makan malam.
Racikan tahu campurnya memiliki rasa manis yang cukup kuat dengan daging yang empuk. Banyak pengunjung memilih porsi jumbo karena porsi regulernya tergolong ringan. Selain tahu campur, menu soto di tempat ini juga sering dipesan karena kuah kaldunya terasa gurih dan disajikan panas. Meski demikian, beberapa pelanggan berharap tahu campurnya juga disajikan dengan kuah yang lebih panas agar rasanya semakin maksimal. Dengan harga yang relatif terjangkau, tempat ini tetap menjadi pilihan menarik untuk makan malam di kawasan Dinoyo.
- Tahu Campur dan Soto Ayam Lamongan H Ahmad Fauzan
Pilihan tahu campur lainnya dapat ditemukan di Tahu Campur dan Soto Ayam Lamongan H Ahmad Fauzan yang berlokasi di Jalan MT Haryono, tepat di seberang kawasan Dinoyo Mall City, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Warung ini buka cukup pagi mulai pukul 09.00 hingga 22.00, bahkan kerap menjadi tujuan pengunjung yang ingin makan hingga larut malam.
Tahu campur di sini dikenal dengan porsi jumbo yang memuaskan, isian daging dan kikil yang melimpah, serta kuah yang kental dan gurih. Rasanya merupakan perpaduan khas antara petis, daging, dan sayuran yang menyatu dengan baik. Pelayanannya ramah dan lokasinya mudah dikenali karena berada di depan pusat perbelanjaan. Tak heran jika tempat ini sering direkomendasikan sebagai salah satu tahu campur enak di Malang, khususnya bagi yang mencari sajian mengenyangkan di area Dinoyo.
Deretan tahu campur di kawasan Dinoyo Malang menawarkan pengalaman kuliner yang beragam, mulai dari yang bercita rasa manis hingga yang kuahnya terasa kuat dan kaya rempah. Setiap tempat memiliki keunikan tersendiri yang membuat pengunjung bisa memilih sesuai selera.
Bagi penikmat kuliner tradisional, menjelajahi tahu campur di Dinoyo bisa menjadi agenda menarik, baik untuk makan sore, malam, maupun saat lapar melanda di tengah aktivitas. Dengan porsi yang mengenyangkan dan harga yang relatif terjangkau, tahu campur tetap menjadi favorit yang tak lekang oleh waktu di Kota Malang. (fr)
Editor : A. Nugroho