RADAR MALANG - Menyambut bulan suci Ramadan Kota Malang kembali diperkaya dengan hadirnya sejumlah kafe baru yang menawarkan konsep unik dan bisa menjadi tempat Buka Bersama (Bukber) kalian dengan teman atau keluarga.
Bagi Anda yang tengah sibuk mempersiapkan lokasi bukber dengan suasana unik, berikut tiga kafe baru yang bisa menjadi pilihan tepat untuk menghadirkan pengalaman kuliner tak terlupakan:
- Maitri Coffee Social Hub
Berlokasi di kawasan Simpang Balapan No. 7, Kota Malang, Kafe Maitri meroperasi mulai pukul 08.00 hingga 00.00 WIB. Maitri Coffe and Social Hub hadir sebagai ruang publik yang inklusif dan estetik.
Salah satu hal pertama yang menarik perhatian di kafe baru ini adalah patung kuda berukuran besar, yang merupakan representasi dari semangat persatuan. Suasana asri dan lapang terasa sejak pertama melangkah masuk, menjadikannya tempat ideal untuk berbuka dengan keluarga besar atau rekan kerja.
Konsep "oase" di tengah kota ini menawarkan ketenangan tanpa harus jauh dari pusat keramaian, cocok untuk Anda yang ingin bukber dengan nuansa santai namun tetap berkelas.
- Kafe Torto Rock
Kafe Torto Rock hadir sebagai kafe yang menawarkan bukber dengan suasana di Bali. Terletak di Jl. Tirto Mulyo No.35, Dusun Klandungan, Landungsari, Kec. Dau, Kabupaten Malang.
Beroperasi tiap hari mulai pukul 12.00 hingga 23.00 WIB. Waktu operasional yang cukup panjang ini memungkinkan Anda bukber lebih santai.
Dengan desain interior estetik dipadukan tanaman hijau dan bebatuan alam, kafe yang baru buka pada 20 Januari 2026 ini sukses menciptakan atmosfer tropis khas Canggu. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati alunan live music atau penampilan DJ di malam hari.
- Kafe Nogokeling Araya
Bagi pencari suasana edgy dan anti-mainstream, Kafe Nogokeling cabang terbaru di kawasan Araya adalah tujuannya. Berlokasi di Jalan Raya Panji Suroso, tepatnya di depan "Gapuran Araya Pondok Blimbing Indah".
Mengusung tema "brutalist" yang terinspirasi dari sekolah Suzuran dalam film Jepang, kafe ini menyulap bangunan tua menjadi ruang seni yang ekspresif. Dari meja terpanjang di lantai satu, ring tinju ikonik di lantai dua, hingga instalasi seni di lantai tiga, setiap sudutnya memancarkan karakter kuat.
Penulis: Satya Eka Pangestu
Editor : Aditya Novrian