Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Geliat Pasar Takjil di Malang Raya Menyambut Bulan Ramadan: Animo Tinggi, Panitia Batasi Kuota Pedagang

Aditya Novrian • Minggu, 1 Maret 2026 | 17:10 WIB

MEMBELUDAK: Pengunjung berjubel di pasar takjil Jalan Surabaya, Klojen, pada Kamis (26/2) sore.
MEMBELUDAK: Pengunjung berjubel di pasar takjil Jalan Surabaya, Klojen, pada Kamis (26/2) sore.

RADAR MALANG - Lonjakan jumlah pengunjung mewarnai pasar takjil di Kota Malang selama Ramadan tahun ini. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tingkat kunjungan tercatat meningkat di sejumlah titik, terutama di Jalan Surabaya. Koordinator Pasar Takjil Jalan Surabaya, Wahyudi, menyebut tren kenaikan sudah terlihat sejak hari-hari awal pembukaan pada Kamis (19/2). Hampir setiap sore, kawasan tersebut dipadati warga dari berbagai kalangan.

”Satu minggu pertama (bulan Ramadan) kunjungan selalu penuh, asal tidak hujan saat sorenya,” ujarnya.

Menurut Wahyudi, tingginya jumlah pengunjung berbanding lurus dengan minat pedagang yang ingin berjualan. Panitia bahkan terpaksa menolak puluhan pendaftar. Dari kuota awal 230 pedagang, jumlahnya sudah diperluas hingga menampung 261 pelaku UMKM.

Ramainya kunjungan juga berdampak pada nilai transaksi. Rata-rata pengunjung membelanjakan uang mulai Rp 10 ribu hingga ratusan ribu rupiah dalam sekali datang.

BORONG SAMPAI HABIS: Seorang mahasiswa membeli jajanan dan menghabiskan uang hingga Rp 100 ribu di pasar takjil Jalan Surabaya pada Kamis (26/2) lalu. (NAHDIATUL AFFANDIYAH/RADAR MALANG)
BORONG SAMPAI HABIS: Seorang mahasiswa membeli jajanan dan menghabiskan uang hingga Rp 100 ribu di pasar takjil Jalan Surabaya pada Kamis (26/2) lalu. (NAHDIATUL AFFANDIYAH/RADAR MALANG)

Salah satu pengunjung, Revalino, mengaku baru pertama kali mendatangi pasar takjil Jalan Surabaya. Mahasiswa Universitas Negeri Malang itu mengaku cukup terkejut melihat kepadatan pengunjung.

”Ternyata ramai sekali. Ini saya beli lima macam, Sebagian titipan teman,” ujarnya. Total belanja yang dia keluarkan sekitar Rp 100 ribu.

Peningkatan jumlah pengunjung tidak hanya terjadi di Jalan Surabaya. Pasar takjil di kawasan Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJ), Jalan Soekarno Hatta, juga mencatat tren serupa.

Pengelola Pasar Takjil TKBJ, Rizal Pradana, mengungkapkan jumlah pedagang yang mendaftar tahun ini melonjak hingga lebih dari 200 orang. Namun, keterbatasan area membuat panitia hanya dapat menampung sekitar 150 pedagang.

”Antusiasme masyarakat memang sangat melejit tahun ini,” katanya.

Selain TKBJ, kepadatan pengunjung juga terpantau di Jalan Danau Sentani, Kelurahan Sawojajar. Meningkatnya jumlah kunjungan di berbagai titik tersebut menjadi sinyal kuat bahwa aktivitas ekonomi musiman selama Ramadan di Kota Malang tahun ini bergerak semakin bergairah. (aff/adn)

Disunting kembali oleh: Xeon Rhao Loudra Widadi

Editor : Aditya Novrian
#jalan surabaya #Pasar Takjil #Ramadan