Berita Terbaru Ekonomi Internasional Kesehatan Kriminal-Kasuistika Lifestyle Malang Raya Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Politik-Pemerintahan Sosok Wisata-Kuliner

Ragam Bukber yang Disuguhkan Hotel-Hotel Selama Ramadan: 46 Menu Berganti Siap Hari

Aditya Novrian • 2026-03-15 12:00:25
RUTIN BERGANTI: Pramusaji Hotel Aria Gajayana menyiapkan hidangan untuk berbuka puasa pada Jumat (13/3) sore. (Darmono/Radar Malang)
RUTIN BERGANTI: Pramusaji Hotel Aria Gajayana menyiapkan hidangan untuk berbuka puasa pada Jumat (13/3) sore. (Darmono/Radar Malang)

RADAR MALANG - Hidangan Nusantara menjadi andalan paket berbuka puasa di Hotel Aria Gajayana Malang selama Ramadan tahun ini. Hotel tersebut mengusung konsep Aria Rajasa atau Aria Rasa Jelajah Nusantara yang menghadirkan ragam hidangan khas dari berbagai daerah di Indonesia secara bergantian setiap hari.

Konsep tersebut dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbuka yang berbeda bagi para tamu. Tidak hanya menyajikan hidangan lezat, tetapi juga menghadirkan menu yang akrab dengan lidah masyarakat dari berbagai daerah.

Baca Juga: Info Tempat Wisata Baru di Kota Batu: Mikutopia di Tulungrejo Siap Diuji Coba Mulai 14 Maret

Executive Chef Hotel Aria Gajayana Bambang Satria mengatakan, menu yang disajikan dirancang agar tamu dapat menikmati kuliner khas daerah tanpa harus bepergian jauh.

”Kami ingin para tamu khususnya dari berbagai daerah bisa sedikit mengobati rasa rindu terhadap makanan khas daerah masing-masing,” ungkap Bambang.

Dalam paket buffet tersebut, total ada sekitar 46 jenis makanan yang disajikan secara bergilir. Pergantian menu dilakukan setiap hari berdasarkan perencanaan menu yang sudah disusun sebelumnya.

Menariknya, rotasi menu tidak hanya mengambil tema satu daerah tertentu dalam satu hari. Dalam satu waktu, tamu bisa menemukan hidangan dari beberapa wilayah sekaligus. Misalnya menu khas Padang, Aceh, hingga Manado yang disajikan dalam satu rangkaian buffet.

Pemilihan hidangan tersebut didasarkan pada tingkat popularitas serta kemudahan penerimaan di lidah tamu. Dengan begitu, menu yang dihadirkan tetap terasa akrab bagi sebagian besar pengunjung.

Baca Juga: Rekomendasi Makanan Murah untuk Berbuka dan Sahur di Sekitar UIN Maliki Malang, Cocok Buat Mahasiswa dan Anak Kos

Sebagai contoh, pada salah satu menu yang disajikan beberapa waktu lalu, hidangan utama yang dihadirkan adalah soto Padang. Sementara untuk menu penutup, tamu dapat menikmati bubur kampiun, salah satu dessert khas Sumatera Barat.

Secara keseluruhan, buffet iftar di hotel ini dibagi dalam beberapa kategori hidangan. Di antaranya tujuh stall makanan, delapan jenis main course, 12 pilihan takjil, 12 dessert utama, serta delapan dessert tambahan.

Menurut Bambang, seluruh menu tersebut tidak disusun secara spontan. Tim dapur telah melakukan riset selama tiga hingga empat bulan sebelum Ramadan untuk menentukan hidangan yang akan disajikan.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Bromo, Wisata Ranu Regulo Ditutup Sementara

Selama proses tersebut, setiap menu diuji satu per satu oleh tim chef untuk memastikan rasa, penyajian, serta kualitasnya sesuai standar hotel. Setelah dinyatakan layak, barulah menu tersebut dimasukkan ke dalam jadwal rotasi selama Ramadan.

Selain menu utama bertema Nusantara, beberapa takjil tetap tersedia setiap hari. Di antaranya kurma, kolak, serta aneka gorengan yang menjadi pilihan pembuka sebelum menyantap hidangan utama.

Namun, jenis gorengan yang disajikan juga tetap dibuat bergantian agar pilihan makanan tidak terasa monoton bagi para tamu yang datang lebih dari sekali.

”Jenis gorengannya juga kami rotasi agar tidak monoton,” tambah Bambang. (zan/adn)

Disunting kembali oleh: Xeon Rhao Loudra Widadi

Editor : Aditya Novrian
#bukber #hotel #bulan Ramadan