PONCOKUSUMO – Wisatawan yang berencana berkunjung ke Gunung Bromo diminta menyesuaikan jadwal. Sebab, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan ditutup sementara selama dua hari pada momen Hari Raya Nyepi.
Penutupan dilakukan mulai 19 hingga 20 Maret 2026 pukul 00.00. Selama periode tersebut, seluruh aktivitas wisata di kawasan Bromo tidak diperbolehkan.
“Baru dibuka kembali pada 21 Maret pukul 12.00,” ujar Staf Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama.
Baca Juga: Update Wisata Baru di Kota Batu: 25 Wahana Mikutopia Sudah Dibuka, Sisanya Segera Menyusul
Penutupan ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk penghormatan terhadap adat dan budaya masyarakat setempat. Selain itu, juga dimanfaatkan untuk pemulihan ekosistem di kawasan taman nasional.
Tak hanya itu, TNBTS juga telah menjadwalkan penutupan lanjutan pasca-Lebaran. Kawasan wisata Bromo akan kembali ditutup pada 6 hingga 12 April 2026.
Selama masa penutupan, pengawasan akan diperketat di seluruh pintu masuk, termasuk di pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo.
Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Malang, Wisatawan Diminta Tidak Mengambil Risiko
“Penjagaan melibatkan TNBTS bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat mitra seperti MMP dan MPA,” jelas Endrip.
Wisatawan diimbau untuk memperhatikan jadwal tersebut agar tidak mengalami kendala saat berkunjung ke salah satu destinasi unggulan Jawa Timur tersebut.
Editor : Aditya Novrian