RADAR MALANG – Sejak diresmikan pada 21 April 2023, Malang Skyland sukses mencuri perhatian wisatawan sebagai ikon wisata modern di Dusun Leban, Karangploso.
Berdiri di atas lahan seluas 5 hektare, objek wisata ini menawarkan panorama dramatis Kota Batu dan Malang dari ketinggian.
Baca Juga: Masih Bingung Cari Tempat Liburan? Ini 4 Wisata di Malang yang Bisa Jadi Pilihan
Daya tarik utamanya adalah skywalk kaca panjang yang membentang di atas jurang, memberikan sensasi melayang bagi siapa pun yang melintas.
Keamanan jembatan ini telah teruji dengan penggunaan kaca tebal khusus serta pembatasan jumlah pengunjung guna menjamin keselamatan.
Harga tiket masuk dibanderol cukup terjangkau yakni Rp35.000 untuk dewasa, Rp25.000 untuk anak-anak, dan Rp15.000 bagi balita.
Destinasi ini beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB pada hari kerja, serta lebih lama saat akhir pekan.
Selain jembatan kaca, pengunjung dapat mencoba wahana interaktif unik bernama Bottle of Hope.
Dengan biaya Rp15.000, wisatawan bisa menuliskan harapan pada secarik kertas, memasukkannya ke dalam botol, lalu menggantungkannya di area yang tersedia.
Fasilitas yang disediakan pengelola tergolong sangat lengkap untuk mendukung kenyamanan pengunjung.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Dewa Run Mojokerjo 2026 Siap Digelar pada 24 Mei
Mulai dari area parkir luas, musala, toilet, hingga layanan kereta shuttle gratis yang mengantar tamu dari parkiran menuju lobi utama.
Bagi pencinta hiburan, tersedia kafe berkonsep rooftop yang menyuguhkan live music setiap hari sebagai teman bersantai.
Tersedia pula wahana memacu adrenalin seperti ATV dan skuter, serta spot foto berbentuk pesawat terbang yang ikonik.
Baca Juga: Gak Perlu ke India! Indian Resto di Malang Ini Bikin Lidah 'Jalan-jalan' ke India
Kombinasi antara kemajuan infrastruktur wisata dan keindahan lanskap pegunungan menjadikan Malang Skyland destinasi wajib bagi keluarga maupun fotografer.
Tempat ini membuktikan bahwa inovasi wisata mampu memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat di tengah persaingan destinasi Jawa Timur.
Editor : Aditya Novrian