Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jadi Favorit Pelancong, Kunjungan Wisatawan Bromo dari Pos Jemplang Ngadas Naik Signifikan Selama Libur Lebaran

Biyan Mudzaky Hanindito • Senin, 30 Maret 2026 | 11:40 WIB
RAMAI DIKUNJUNGI: Mobil jip wisata parkir di area Gunung Bromo untuk menurunkan penumpang beberapa waktu lalu.(BALAI BESAR TNBTS FOR RADAR KANJURUHAN)
RAMAI DIKUNJUNGI: Mobil jip wisata parkir di area Gunung Bromo untuk menurunkan penumpang beberapa waktu lalu.(BALAI BESAR TNBTS FOR RADAR KANJURUHAN)

PONCOKUSUMO, RADAR MALANG – Tren positif tercatat pada wisata ke Bromo selama libur Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Khususnya, gerbang masuk lewat pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, yang mencatat jumlah pengunjung terbanyak dibanding gerbang lainnya sekaligus mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Rudijanta Tjahja Nugraha menyebutkan, selama periode 21–24 Maret 2026 total kunjungan ke kawasan Bromo mencapai 24.671 orang. Jumlah itu terdiri dari 24.325 wisatawan nusantara dan 346 wisatawan mancanegara.

”Itu jumlah dari semua gerbang, baik di Coban Trisula (Malang, pos pemeriksaan di Jemplang), Cemorolawang (Probolinggo), dan Penanjakan (Pasuruan),” ujar Rudijanta kepada Jawa Pos Radar Kanjuruhan.

Baca Juga: Pembangunan Rampung, Jalur Malang-Bromo Kini Miliki 2 Titik Rest Area

Total penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari tiket pengunjung tercatat sebesar Rp 735.664.000. Angka tersebut menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 34,88 persen dibanding libur Idul Fitri 2025, ketika total kunjungan mencapai 18.290 orang dengan PNBP Rp 332.777.000.

Rudijanta menambahkan, jumlah wisatawan yang masuk lewat Malang mendominasi.

”Dari Coban Trisula total selama empat hari itu ada 9.594 orang, baik wisatawan lokal maupun mancanegara,” sebutnya.

Total PNBP yang diraih dari Malang tercatat Rp 771.010.000. Posisi kedua ditempati Pasuruan dengan 8.577 pengunjung, sedangkan Probolinggo terakhir dengan 6.502 wisatawan.

Sebagai kawasan wisata alam yang juga berstatus konservasi, TNBTS menghitung kapasitas maksimum kunjungan harian. Berdasarkan kajian daya dukung yang memperhitungkan pengelolaan dan infrastruktur, jumlah wisatawan Bromo efektif adalah 11.042 orang per hari.

Baca Juga: Pengamanan Ketat di Wisata Bromo saat Libur Lebaran, 12 Mobil Jip Masih Belum Ramcek

”Dengan demikian, jumlah kunjungan harian selama libur Idul Fitri 2026 masih berada dalam batas daya dukung kawasan sehingga tidak terjadi kondisi melebihi daya dukung (over carrying capacity), meskipun berada pada masa puncak kunjungan,” tandas Rudijanta.

Data ini menegaskan bahwa kawasan Bromo tetap aman dan nyaman bagi wisatawan, sekaligus memperlihatkan peningkatan minat masyarakat untuk menikmati wisata alam pegunungan. Lonjakan kunjungan sekaligus berdampak positif terhadap pendapatan PNBP dan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan TNBTS. (biy/adn)

Editor : Aditya Novrian
#BERITA RADAR MALANG HARI INI #info wisata #wisatawan #wisata bromo #berita malang hari ini #radar malang