
Sudah ada sejak zaman kolonial, ini 3 rekomendasi warung sate di Malang. (Diana Amanda / Google Maps)
MALANG, RADAR MALANG - Malang menyimpan deretan warung sate legendaris yang resepnya tetap terjaga secara autentik selama puluhan tahun. Aroma bakaran yang menggoda hingga cerita sejarah membuat sate legendaris ini wajib masuk dalam daftar buruan kuliner. Tak hanya sekadar menawarkan daging yang empuk, salah satu dari tiga tempat berikut bahkan sudah melayani pelanggan setia sejak tahun 1920.
Baca Juga: Sarapan Puas Harga Pas! Kenikmatan Nasi Rawon yang Legendaris di Malang
Warung Sate Gebug 1920 berlokasi di Jl. Jenderal Basuki Rahmat, Klojen, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 8.00 hingga 16.30 (kecuali hari Juma't) Menu andalan disini adalah sate berlemaknya yang dijual mulai harga Rp 30.000, menu lainnya terdapat sate tanpa lemak, sop, soto hingga rawon.
Warung Sate Paino berlokasi di Jl. Hamid Rusdi Tim. Gang. 4 No. 315, Bunulrejo, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Berbeda dengan Sate Gebug, warung ini buka mulai pukul 10.00 hingga 21.30 dan buka setiap hari tanpa libur.
Baca Juga: Dari Cwie Mie hingga Kopi, Kedai Akong Jadi Pilihan Nongkrong Hemat di Malang
Warung Sate & Gule Kambing Bang Saleh berlokasi di Jl. Ade Irma Suryani No. 42, Kauman, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Andalan warung ini bukan hanya satenya tapi gule kambing dengan cita rasa autentik juga paling dicari. Buka setiap hari mulai pukul 9.00 hingga 22.30, kecuali hari jumat buka mulai pukul 14.30 hingga 22.00.
Itulah tiga rekomendasi sate legendaris di Malang yang wajib dicoba setidaknya sekali seumur hidup. Dari ketiga daftar di atas, mana yang paling ingin anda kunjungi?
Baca Juga: Kuliner Korea Autentik di Malang! Ini Dia Menu Andalan Chef Kim yang Jadi Buruan Pencinta Drakor
Editor : Aditya Novrian