MALANG, RADAR MALANG - STMJ Pak Sentot sebuah nama besar yang sudah eksis sejak tahun 1973, membuktikan bahwa kehangatan autentik tidak pernah kehilangan peminatnya.
Keunggulan utamanya terletak pada racikan jahe yang memberikan rasa pedas hangat yang "nendang" di tenggorokan. Tidak heran jika warung ini sebagai "penyelamat" bagi warga yang ingin meningkatkan imunitas atau sekadar mencari kehangatan di tengah hujan lebat yang melanda Malang belakangan ini.
Mereka yang datang sangat beragam mulai dari orang tua yang ingin bernostalgia, mahasiswa mengerjakan tugas atau sekadar nongkrong sampai para wisatawan yang mencari comfort food autentik khas Malang untuk melengkapi pengalaman wisata mereka.
Baca Juga: Wajib Coba! Berikut Rekomendasi 3 Warung Sate Legendaris di Malang
Berjualan sejak 1973 menjadikan STMJ Pak Sentot menjadi kuliner andalan yang berlokasi strategis di Kecamatan Klojen tepatnya di Jalan Bareng Kulon. Jam operasional dimulai pukul 17.00-23.00 WIB. Beberapa menu yang ditawarkan sangat beragam, namun yang paling menjadi rekomendasi adalah STMJ JADDAM yang dijual dengan harga Rp 24.000
Rating 4.6/5.0 di Google Maps dengan 2.584 ulasan membuktikkan STMJ Pak Sentot benar-benar menjadi andalan warga Malang.
"Susu sapi murni asli kentel telornya fresh ga bau, madunya manis tapi pas, dan jahenya anget pedes di tenggorokan jadi seger. Cocok diminum malam hari." dikutip dari ulasan Google Maps.
Baca Juga: Cuma Belasan Ribu, Warung Bang Gentong Sajikan Steak Juicy dan Porsi Jumbo
Sebab pada akhirnya, musim hujan di Malang hanyalah latar belakang. Pemeran utamanya tetaplah racikan jahe Pak Sentot yang siap membilas dingin langsung dari tenggorokan. Masih ingin menunda kehangatan malam ini?
Baca Juga: Kuliner Korea Hidden Gem, Topokki Pedia Jadi Buruan Pencinta Drakor
Editor : Aditya Novrian