Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menolak Pudar! Rujak Semeru Adalah Warisan Cita Rasa Malang

Devina Agustini • Minggu, 26 April 2026 | 22:00 WIB
Rujak semeru salah satu warisan cita rasa Malang. (Mas / Google Maps)
Rujak semeru salah satu warisan cita rasa Malang. (Mas / Google Maps)

MALANG, RADAR MALANG - Mencari kuliner segar di tengah teriknya cuaca Kota Malang terkadang membingungkan, apalagi jika kamu bosan dengan menu berat dan menginginkan sesuatu yang autentik namun tetap legendaris.

Banyak tempat menawarkan buah segar, namun sedikit yang mampu mempertahankan cita rasa bumbu yang konsisten selama puluhan tahun. 

Para pemburu kuliner dan wisatawan yang sedang berlibur ke Malang seringkali terjebak di tempat makan yang viral sesaat namun gagal memberikan kesan rasa yang mendalam atau nilai sejarah yang kuat. 

Jika kamu mencari perpaduan sempurna antara kesegaran buah pilihan dan saus kacang yang kental nan legit, Rujak Semeru adalah jawabannya.

Baca Juga: 20 Tahun Eksis, Surabi Imut Malang Tetap Punya Rasa Juara!

Eksis sejak tahun 1980, kedai ini bermula dari sebuah gerobak sederhana milik pasangan Ponidi dan Soeparti.

Kini, dikelola oleh generasi penerusnya, Rujak Semeru tetap mempertahankan resep rahasia yang membuatnya menjadi destinasi kuliner ikonik yang tak lekang oleh zaman. 

Tak perlu bingung mencari arah, kamu cukup memacu kendaraan menuju jantung kota, tepatnya di Jalan Semeru Nomor 54, Malang. 

Pastikan jadwal kamu tepat! Kedai legendaris ini siap melayani kamu mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Ingat, Rujak Semeru tutup setiap hari Jumat, jadi pastikan datang di hari lain agar tidak salah. 

Untuk menikmati seporsi kesegaran legendaris dengan potongan buah melimpah dan bumbu kacang yang meluap, kamu cukup merogoh kocek sebesar Rp 28.000. 

Baca Juga: Ini 4 Nasi Pecel Legendaris Malang yang Bikin Nagih, Wajib Coba Sebelum Kehabisan!

Editor : Aditya Novrian
#rujak manis semeru #rujak semeru 1980 #makanan khas malang #wisata kuliner malang #kuliner legendaris malang