Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kue Beras Khas Korea yang Ramai Dicari di Malang karena Kenyalnya Bikin Nagih

Rori Dinanda Bestari • Minggu, 3 Mei 2026 | 09:10 WIB
TEKSTURNYA KENYAL: Butter tteok buatan No.crmbs menjadi daya tarik konsumen hingga luar Malang Raya.
TEKSTURNYA KENYAL: Butter tteok buatan No.crmbs menjadi daya tarik konsumen hingga luar Malang Raya.

MALANG, RADAR MALANG - Pilihan dessert di Kota Malang seperti tak pernah kehabisan cerita. Selalu ada saja yang baru, unik, dan menggoda lidah. Belakangan, perhatian para pencinta manis tertuju pada satu nama yakni butter tteok. Kudapan berbasis kue beras khas Korea itu tampil beda lewat balutan aroma butter yang kuat, menciptakan sensasi kenyal sekaligus gurih dalam satu gigitan.

KOTA MALANG, RADAR MALANG – di balik tren ini, ada tangan kreatif Emilia, owner No.crmbs. Ia menghadirkan butter tteok sebagai pengembangan dari produk sebelumnya yang lebih dulu dikenal, yakni donat crispy. Berbeda dari menu reguler, butter tteok sengaja dihadirkan sebagai sajian musiman justru di situlah daya tariknya. Ide itu, kata Emilia, berangkat dari selera pribadi. Ia menyukai dessert dengan tekstur kontras. Ketika melihat butter rice cake ramai di berbagai kafe di Malaysia, rasa penasaran muncul. ”Saya coba berkali-kali sampai menemukan formula yang pas,” ujarnya.

Baca Juga: Butter Tteok ala Korea Lagi Viral! Ini Resep Praktis yang Bisa Kamu Coba di Rumah

Di tengah kemunculan produk serupa, Emilia tetap percaya diri. Ia menekankan penggunaan bahan premium sebagai pembeda. Mulai dari butter asal New Zealand hingga susu full cream, semuanya dipilih untuk menghasilkan rasa yang lebih kaya dan aroma yang kuat.

Pilihan rasanya pun tak sekadar original. Ada varian matcha dengan bubuk teh hijau asli Jepang, serta cokelat yang tak kalah diminati. Untuk satu porsi berisi empat potong, harga dibanderol mulai Rp 39 ri bu untuk original, dan Rp 45 ribu untuk varian lainnya.

Menariknya, peminat butter tteok tak hanya datang dari Malang Raya. Pesanan dari Surabaya hingga Sidoarjo kerap berdatangan, bahkan dijadikan buah tangan. ”Karena statusnya sebagai menu musiman dengan jumlah terbatas, sistem pemesanan pun dibuat lebih tertib minimal sehari sebelumnya,” kata Emilia.

Baca Juga: Pecinta Makanan Korea Merapat! Ini Dia Rekomedasi Spot Makan Tteokbokki di Malang!

Di tengah geliat tren dessert yang cepat berubah, butter tteok membuktikan satu hal. Rasa yang unik dan kualitas bahan tetap menjadi kunci. Selebihnya, tinggal soal waktu apakah ia sekadar tren sesaat, atau justru bertahan lebih lama di lidah warga Malang. (ori/adn)

Editor : A. Nugroho
#tteok #Nagih #Kenyal #korea