Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pelarian Singkat! 3 Sudut Sunyi di Tengah Kota Malang Ini Jadi Rekomendasi untuk Kamu yang Lagi Burnout

suci nadlifatur rizqiyah • Minggu, 3 Mei 2026 | 03:30 WIB
Pelarian Singkat! 3 Sudut Sunyi di Tengah Kota Malang Ini Jadi Rekomendasi untuk Kamu yang Lagi Burnout (Sumber: Youtube)
Pelarian Singkat! 3 Sudut Sunyi di Tengah Kota Malang Ini Jadi Rekomendasi untuk Kamu yang Lagi Burnout (Sumber: Youtube)

MALANG, RADAR MALANG – Tidak semua orang punya waktu untuk liburan jauh saat merasa lelah dengan rutinitas. Di tengah padatnya aktivitas, beberapa sudut di Kota Malang justru bisa jadi tempat “pelarian singkat” tanpa harus keluar kota.

Menariknya, lokasi-lokasi ini tidak selalu berupa wisata populer. Justru beberapa di antaranya sering terlewat, padahal menawarkan suasana yang cukup tenang dengan pengalaman yang berbeda.

Berikut tiga sudut di Malang yang bisa jadi pilihan saat butuh rehat sejenak.

Pasar Buku Velodrome (Minggu Pagi)

Bagi pecinta buku atau barang lama, kawasan Velodrome saat Minggu pagi punya suasana yang cukup khas. Lapak-lapak buku bekas berjajar dengan berbagai koleksi, mulai dari novel lama hingga majalah dan kaset pita.

Tempat ini bukan sekadar pasar, tetapi juga ruang kecil bagi komunitas literasi dan hobi. Suasananya ramai, namun tidak terasa seperti wisata komersial yang padat.

Selain berburu buku, pengunjung juga bisa menikmati pasar kaget di sekitarnya. Banyak jajanan sederhana dengan harga terjangkau yang bisa jadi pelengkap pagi santai.

Baca Juga: Siapkan Memori HP-mu! Ini 5 Kafe di Malang dengan View Pegunungan yang Instagrammable Banget!

Nendes Kombet (NK) Cafe – Area Persawahan Ampeldento

Berada di kawasan perbatasan kota, Nendes Kombet atau NK Cafe menawarkan suasana yang jauh dari hiruk-pikuk pusat kota. Lokasinya masih dekat dari Terminal Arjosari, namun suasananya sudah berubah menjadi area persawahan yang terbuka.

Daya tarik utama tempat ini adalah jalur jogging dan sepeda yang membelah sawah, dengan latar Gunung Arjuno yang terlihat jelas saat cuaca cerah.

Datang pagi hari, terutama sekitar pukul 06.00, jadi waktu yang paling disarankan. Selain udara masih segar, pengunjung juga bisa menikmati sarapan sederhana seperti nasi empok atau bubur ayam dengan harga yang relatif terjangkau.

Kawasan Lembah Dieng (Hutan Kota Tersembunyi)

Di balik kawasan Dieng yang dikenal sebagai area permukiman dan kampus, terdapat sisi lain yang jarang diketahui. Area lembah hijau di sekitar kawasan ini menawarkan suasana yang lebih tenang dengan pepohonan rindang dan aliran sungai kecil.

Baca Juga: Bukan di Eropa, Foto Estetik Ini Diambil di Sudut Kota Malang: Simak Lokasinya!

Beberapa kedai kopi tersembunyi juga hadir menghadap langsung ke lembah. Tempat ini sering dimanfaatkan pengunjung untuk sekadar duduk santai atau berbincang tanpa gangguan.

Suara air dan angin pegunungan jadi elemen yang membuat suasana terasa berbeda, seolah jauh dari keramaian kota, meski lokasinya masih cukup dekat dari pusat Malang.

Dengan suasana yang tidak terlalu ramai dan akses yang relatif mudah, ketiga tempat ini bisa menjadi alternatif bagi yang ingin beristirahat sejenak tanpa harus merencanakan perjalanan panjang. Di tengah kesibukan, ruang-ruang kecil seperti ini justru sering jadi tempat yang paling dicari.

Editor : Aditya Novrian
#Lembah Dieng #Kota Malang #hidden gem malang #nendes kombet #Pasar Buku Malang