MALANG, RADAR MALANG – Kota Malang tidak hanya dikenal sebagai kota pendidikan dan destinasi wisata yang memiliki udara sejuk. Di balik perkembangan kotanya yang pesat, Malang juga menyimpan berbagai jejak sejarah yang masih terawat hingga saat ini. Mulai dari kawasan heritage peninggalan kolonial hingga museum yang menyimpan berbagai koleksi bersejarah, semuanya menawarkan pengalaman wisata yang tidak hanya menarik tetapi juga edukatif.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati wisata sambil menambah wawasan, berikut beberapa destinasi bersejarah di Kota Malang yang layak untuk dikunjungi.
Baca Juga: Profil Marcos Vinicius, Winger Brasil yang Dirumorkan Bakal Bergabung dengan Arema FC
Museum Brawijaya
Bagi yang ingin mengenal lebih jauh sejarah perjuangan bangsa Indonesia, Museum Brawijaya menjadi destinasi yang wajib dikunjungi. Museum ini menyimpan berbagai koleksi bersejarah yang berkaitan dengan perjuangan rakyat Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur. Berbagai koleksi seperti kendaraan militer, senjata, seragam perjuangan, foto dokumentasi sejarah, hingga Gerbong Maut yang menjadi ikon museum dapat ditemukan di tempat ini.
Museum Brawijaya beralamat di Jalan Ijen Nomor 25 A, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Harga tiket masuknya relatif terjangkau, sekitar Rp.5.000 hingga Rp.10.000 per orang. Selain ruang pamer koleksi, museum ini juga dilengkapi dengan taman, area edukasi, musala, toilet, serta area parkir yang cukup luas sehingga nyaman untuk dikunjungi bersama keluarga maupun rombongan pelajar.
Baca Juga: Pilihan Kuliah Vokasi: Deretan Prodi D4 Soshum Terbaik Terakreditasi Unggul di Malang
Museum Mpu Purwa
Museum Mpu Purwa menjadi destinasi yang tepat bagi pengunjung yang ingin mengenal sejarah Malang dari masa kerajaan kuno. Museum ini menyimpan ratusan koleksi benda cagar budaya berupa arca, prasasti, relief, hingga artefak peninggalan Kerajaan Kanjuruhan, Singhasari, Kediri, dan Majapahit. Kehadiran koleksi-koleksi tersebut menjadikan Museum Mpu Purwa sebagai salah satu pusat edukasi sejarah dan budaya yang penting di Kota Malang.
Museum ini berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 210, Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Salah satu daya tarik utama Museum Mpu Purwa adalah pengunjung dapat menikmati seluruh koleksi tanpa dikenakan biaya masuk. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang pamer yang modern dan nyaman, ruang audio visual, area edukasi, toilet, musala, pusat informasi, serta area parkir yang memadai.
Kayutangan Heritage
Kayutangan Heritage menjadi salah satu ikon wisata sejarah yang paling populer di Kota Malang. Kawasan ini menghadirkan suasana tempo dulu melalui deretan bangunan bergaya kolonial yang masih berdiri kokoh dan terawat. Pengunjung dapat menyusuri lorong-lorong kampung heritage, melihat rumah-rumah kuno yang telah berusia puluhan hingga ratusan tahun, serta menikmati berbagai spot foto bernuansa klasik yang menjadi favorit wisatawan.
Berlokasi di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kayutangan Heritage dapat dinikmati tanpa biaya tiket masuk. Pengunjung hanya perlu menyiapkan biaya parkir kendaraan. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, mulai dari jalur pedestrian, pusat informasi wisata, area parkir, toilet umum, musala, hingga berbagai kafe dan pusat oleh-oleh yang berada di sekitar kawasan.
Baca Juga: Budget Terbatas? Destinasi Wisata di Malang Ini Bisa Menjadi Pilihan untuk Dikunjungi
Keberadaan beberapa destinasi sejarah tersebut menunjukkan bahwa Kota Malang memiliki warisan budaya yang kaya dan menarik untuk dijelajahi. Tidak hanya menawarkan pengalaman wisata yang berbeda, tempat-tempat tersebut juga menjadi sarana edukasi yang membantu masyarakat memahami perjalanan panjang sejarah Malang dari masa ke masa. Jadi, jika ingin menikmati wisata yang penuh nilai pengetahuan, ketiga destinasi ini bisa menjadi pilihan saat berkunjung ke Kota Malang.
Editor : Aditya Novrian