MALANG, RADAR MALANG - Kehadiran Pustakafe FEB UM, Kopihub FH UB, Kopikoe FTP UB, dan Kopjay FIA UB sukses merevolusi gaya hidup produktif di area universitas.
Empat hidden cafe di dalam kampus Malang ini menjadi alternatif menarik bagi mahasiswa yang mencari tempat nyaman untuk mengerjakan tugas, berdiskusi, hingga sekadar menikmati kopi tanpa harus keluar area kampus.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Cafe Interaktif Malang Terbaik yang Menyediakan Fasilitas Bermain!
Pustakafe terletak di kawasan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang dengan konsep yang menyatu dengan lingkungan akademik.
Kopihub terletak di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya dengan konsep outdoor dan meawarkan berbagai menu kopi ready to go.
Di Fakultas Teknologi Pertanian UB terdapat Kopikoe yang dikenal memiliki suasana teduh dan tenang.
Adapun Kopjay yang berada di Fakultas Ilmu Administrasi UB menawarkan ruang santai yang sering dimanfaatkan mahasiswa untuk mengerjakan tugas maupun rapat organisasi.
Baca Juga: Bedah Keunikan Konsep 3 Cafe Unik di Malang!
Menu yang disajikan sangat bervariasi, mulai dari espresso berbasis komoditas lokal hingga minuman blender modern, dengan patokan harga mulai dari Rp10.000 hingga Rp18.000 saja per porsi.
Kehadiran ruang-ruang komunal ini awalnya didirikan sebagai fasilitas internal penunjang kewirausahaan kampus.
Meski demikian, beberapa cafe masih memiliki keterbatasan kapasitas saat jam sibuk.
Baca Juga: Rekomendasi 4 Katering di Malang: Harga Affordable, Porsi Mengenyangkan, dan Cocok Buat Mahasiswa
Pengelola dapat mempertimbangkan penambahan area duduk dan stop kontak agar mampu mengakomodasi kebutuhan mahasiswa yang terus meningkat.
Tren cafe dalam kampus sendiri semakin berkembang seiring meningkatnya budaya belajar kolaboratif di kalangan mahasiswa.
Keempat hidden cafe ini menjadi bukti bahwa lingkungan kampus kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga ruang produktif yang mendukung kreativitas dan interaksi akademik.
Editor : Aditya Novrian