MALANG, RADAR MALANG - Ketan Bubuk KDS menjadi salah satu kuliner tradisional yang kembali mencuri perhatian masyarakat setelah videonya ramai diperbincangkan di media sosial.
Jajanan khas berbahan ketan kukus ini menawarkan perpaduan tekstur pulen dan taburan bubuk manis yang sederhana, tetapi mampu menghadirkan cita rasa yang melekat di ingatan penikmatnya.
Baca Juga: Bertambah Jaya Spesialis Rahang Tuna, Promo Bundling Berlaku Pukul 12.00-17.00!
Kudapan legendaris ini sukses memikat perhatian generasi muda berkat keunikan tekstur dan kombinasi bahan bakunya yang sangat autentik di era modern.
Eksistensi menu tradisional ini sempat menghadapi tantangan berat akibat menjamurnya kafe modern dan kudapan impor.
Namun, strategi adaptasi visual melalui media sosial berhasil kembali panganan lokal ini sebagai tren gaya hidup baru bagi mahasiswa.
Seporsi ketan legendaris ini dibanderol dengan harga sangat terjangkau, menjadikannya opsi utama kuliner malam yang ramah di kantong.
Baca Juga: Mulai 8 Ribuan, Gadang Gerobak Padang: Inovasi Nasi Padang Gerobakan Pertama di Malang!
Berlokasi di Malang, kuliner ini dibuat menggunakan beras ketan pilihan yang dikukus hingga matang sempurna.
Dari sisi harga, makanan ini juga tergolong terjangkau sehingga dapat dinikmati berbagai kalangan, mulai pelajar hingga keluarga.
Aroma beras ketan yang khas berpadu dengan taburan bubuk manis yang memberikan sensasi gurih serta sedikit rasa karamel.
Kombinasi tersebut menciptakan pengalaman kuliner yang sederhana, namun memuaskan.
Meski kini banyak makanan modern bermunculan, keberadaan jajanan tradisional seperti KDS menunjukkan bahwa cita rasa lokal masih memiliki tempat di hati masyarakat.
Editor : Aditya Novrian