Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sejarah Soto Indonesia: Dari Perpaduan Budaya hingga Jadi Kuliner Favorit yang Tak Pernah Sepi Peminat

Aditya Novrian • Kamis, 18 Juni 2026 | 15:52 WIB
Foto soto yang disajikan di mangkuk dengan dilengkapi sambal dan jeruk nipis. (Istimewa)
Foto soto yang disajikan di mangkuk dengan dilengkapi sambal dan jeruk nipis. (Istimewa)

MALANG, RADAR MALANG – Soto menjadi salah satu kuliner khas Indonesia yang hingga kini tetap digemari lintas generasi. Di tengah bermunculannya berbagai makanan modern dan tren kuliner baru, semangkuk soto masih menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan cita rasa gurih, kaya rempah, sekaligus memiliki beragam variasi di setiap daerah.

Tak hanya dikenal sebagai makanan berkuah yang menghangatkan tubuh, soto juga menyimpan sejarah panjang yang mencerminkan percampuran budaya serta kekayaan rempah Nusantara. Itulah yang membuat hidangan ini tetap bertahan dan menjadi bagian dari identitas kuliner Indonesia.

Sejarah Soto Berawal dari Perpaduan Budaya

Sejarah soto dipercaya berawal dari pertemuan budaya Nusantara dengan kuliner yang dibawa para perantau Tionghoa pada masa lampau. Sejumlah peneliti menyebut hidangan tersebut kemudian mengalami penyesuaian menggunakan rempah-rempah lokal hingga berkembang menjadi berbagai jenis soto yang dikenal saat ini.

Meski asal-usulnya masih menjadi kajian para sejarawan, soto telah tumbuh menjadi salah satu makanan yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Hampir setiap daerah memiliki resep khas yang diwariskan secara turun-temurun.

Setiap Daerah Memiliki Cita Rasa Berbeda

Keunikan soto terletak pada keragaman racikannya. Setiap daerah menghadirkan karakter rasa yang dipengaruhi budaya, hasil bumi, hingga tradisi kuliner setempat.

Di Jawa Timur, misalnya, terdapat Soto Lamongan yang terkenal dengan taburan koya sehingga menghasilkan kuah yang lebih gurih. Berbeda dengan Soto Betawi yang menggunakan santan atau susu sehingga memiliki tekstur kuah lebih kental.

Baca Juga: 3 Warung Soto Favorit Pecinta Kuliner Malang yang Enak dan Ramah di Kantong

Sementara itu, Soto Kudus identik dengan potongan ayam berukuran kecil. Dari Kalimantan, ada Soto Banjar yang menawarkan aroma rempah lembut. Sumatera Barat menghadirkan Soto Padang dengan irisan daging sapi renyah, sedangkan Sulawesi Selatan memiliki Coto Makassar yang dikenal dengan kuah pekat dan kaya bumbu.

Perbedaan tersebut lahir dari kekayaan alam Indonesia. Setiap daerah memanfaatkan bahan baku lokal dan racikan rempah yang berbeda sehingga hampir tidak ada dua mangkuk soto yang benar-benar memiliki cita rasa serupa.

Indonesia Memiliki Puluhan Jenis Soto

Keragaman budaya membuat Indonesia diperkirakan memiliki lebih dari 70 jenis soto. Jumlah tersebut terus berkembang karena banyak daerah, bahkan setiap keluarga, memiliki resep turun-temurun yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Keberagaman itulah yang menjadikan soto sebagai salah satu ikon kuliner nasional. Hampir di setiap kota, masyarakat dapat menemukan varian soto dengan karakter rasa yang berbeda.

Soto Tetap Bertahan di Tengah Tren Kuliner Modern

Popularitas soto tidak luntur meski industri kuliner terus berkembang. Kini, hidangan tersebut tidak hanya dijual di warung tradisional, tetapi juga hadir di restoran modern, pusat perbelanjaan, hingga tersedia dalam bentuk makanan beku dan layanan pesan antar.

Baca Juga: Battle Soto Betawi Malang: Warung Sobat Lestari vs Soto Betawi Bang Pit

Meski tampil lebih praktis dan mengikuti perkembangan zaman, sebagian besar pelaku usaha tetap mempertahankan resep tradisional yang menjadi kekuatan utama soto.

Semangkuk soto akhirnya bukan sekadar hidangan berkuah. Di balik kelezatannya tersimpan sejarah panjang, akulturasi budaya, serta kekayaan rempah Nusantara yang terus bertahan hingga sekarang. Tak heran jika soto selalu masuk dalam daftar makanan khas Indonesia yang paling banyak dicari dan digemari masyarakat.

Editor : Aditya Novrian
#sejarah soto #soto Indonesia #jenis soto #makanan khas Indonesia #kuliner indonesia