Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sajikan Serunya Petualangan Alam dan Kearifan Lokal di Kawasan TNBTS, Desa Wringinanom Siap Naik Kelas

A. Nugroho • Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:15 WIB
SERU: Arena tubing di Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
SERU: Arena tubing di Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

PONCOKUSUMO, RADAR MALANG – Dari Stasiun Kota Baru Malang, perjalanan sekitar 40 menit ke arah timur akan membawa Sobat Wisata menuju kaki Gunung Semeru. Tepatnya di tempat desa kecil bernama Wringinanom yang menyajikan keindahan alam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Desa ini diam-diam menyimpan ambisi besar. Terletak di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, desa yang kerap disebut juga Dewi Anom ini sedang menyiapkan diri untuk naik kelas. Salah satunya dengan memiliki sertifikasi desa wisata berkelanjutan dari Kementerian Pariwisata RI.

Masuk ke desa ini, hawa dingin serta gemericik air khas pegunungan langsung menyambut. Suasana wisata sudah terasa dengan sungai yang diubah menjadi arena tubing yang memacu adrenalin. Arena ini menjadi daya tarik utama sekaligus penggerak ekonomi warga.

Total ada 4 paket wisata yang ditawarkan dalam arena ini. Yang pertama, ada medium trip seharga Rp 135 ribu per orang. Dengan rute pengarungan 3 kilometer, paket ini dilengkapi dengan safety gear, briefing, river guide, coffee break, hingga dokumentasi foto dan video.

Kemudian ada paket long trip yang dibanderol Rp 165 ribu per orang. Fasilitasnya hampir sama. "Namun ada tambahan makan satu kali dengan menu khas desa ini,” kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewi Anom, Galuh Prasetyo.

Bagi rombongan yang ingin pengalaman lebih seru, tersedia pula paket outbound dan tubing seharga Rp 200 ribu per orang. Selain rute pengarungan 3 kilometer dengan safety gear dan river guide, peserta juga mendapat fasilitas outbound lengkap: MC dan trainer, asisten trainer, sound system, perlengkapan outbound, air mineral, ice breaking, hingga tiga item permainan team building.


Puncaknya, ada paket camping dan tubing seharga Rp 300 ribu per orang, minimal untuk 10 wisatawan. Malam-malam di tepi sungai dilengkapi tenda dome untuk empat orang, sleeping bag, matras, kayu bakar, listrik charger di basecamp, lampu outdoor, dan crew yang berjaga sepanjang malam. Wisatawan pun dimanjakan dengan tiga kali makan menu khas desa.

Namun Wringinanom tak hanya soal arus sungai. Desa ini juga menyimpan sisi lain yang lebih tenang, yaitu wisata edukasi pembuatan sandal, pertanian, hingga kesenian tradisional seperti karawitan, bantengan, dan tari beskalan putri — jejak budaya yang dijaga warisan turun-temurun warganya.


Di balik geliat wisata yang terus tumbuh, Galuh dan timnya tak pernah berhenti berinovasi. Penguatan marketing dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan terus dijalankan, sembari menjaga kelembagaan yang menurutnya masih solid hingga kini.


Bulan depan menjadi momen penentu. Tim dari Kemenpar RI bersama sejumlah akademisi dijadwalkan turun langsung melakukan visitasi, menilai kelayakan Dewi Anom sebagai desa wisata berkelanjutan.

Total ada 174 indikator yang harus dilalui, terbagi dalam empat kriteria besar: keberlanjutan lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi — semuanya akan dikurasi ketat oleh tim juri.

Jika berhasil, ini akan menjadi pencapaian lanjutan setelah sebelumnya, Dewi Anom juga berhasil meraih Juara II Kategori Desa Wisata Maju pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Sebuah prestasi yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu desa wisata unggulan di Kabupaten Malang.

Dengan perpaduan wisata alam, edukasi, budaya, dan semangat pemberdayaan masyarakat, Desa Wisata Wringinanom (Dewi Anom) menjadi bukti bahwa pariwisata dapat tumbuh selaras dengan pelestarian lingkungan dan budaya lokal.

 Jadi, Sobat Wisata, jika berkunjung ke Kabupaten Malang dan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan pengalaman wisata yang seru, autentik, dan berkelanjutan di Desa Wisata Wringinanom.

Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, Sobat Wisata dapat menghubungi pengelola melalui media sosial resmi @desawisata_wringinanom.

 Inspirasi destinasi wisata lainnya di Kabupaten Malang juga dapat diakses melalui website promosi wisata Kabupaten Malang di https://matic.malangkab.go.id/.

Jangan lupa, saat berkunjung ke Kabupaten Malang, abadikan momen terbaikmu dan tag akun Instagram @disparbudkabmalang untuk berbagi pengalaman menikmati pesona wisata Kabupaten Malang.

Salam Kabupaten Malang, Adiluhung Harmony. (*)

Editor : A. Nugroho
#wringonanom #tubing #malang #semeru #desa wisata